Asian Track Championship 2019

M. Fadli tidak Perlu Baca Peta Kekuatan Lawan

Kautsar Halim    •    10 Januari 2019 11:13 WIB
balap sepeda
M. Fadli tidak Perlu Baca Peta Kekuatan Lawan
Pembalap para-cycling Indonesia, M. Fadli. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Muhammad Fadli tak memikirkan kekuatan calon lawan. Dia hanya ingin fokus pada setiap balapan yang diikuti.

Jakarta: Muhammad Fadli Imammuddin beberkan kesiapannya mengikuti ajang bergengsi Asian Track Championship (ATC) 2019. Menurutnya, dia hanya perlu fokus latihan dan tidak perlu mementingkan kekuatan lawan.

Fadli akan turun di kategory para-cycling untuk memainkan dua nomor pertandingan, yakni tim sprint 750 meter dan individual pursuit 4000 meter. Untuk nomor andalannya adalah individual pursuit 4000 meter.

Menyambut ATC 2019, Fadli sudah mulai mempersiapkan diri selepas Asian Para Games 2018. Tapi, fokus berlatihnya di lintasan trek Jakarta Internasional Velodrome (JIV) baru dia lakukan sekitar dua bulan belakangan ini.

Bagi Fadli, durasi persiapan tersebut sudah ideal. Dia pun mengatakan sudah merasakan progres latihan, sedang dalam kondisi bugar dan siap tampil maksimal demi tabungan poin ke ajang Paralimpiade 2020 Tokyo.

"Setelah Asian Para Games 2018, saya hanya liburan sebentar dan langsung latihan lagi. Lawan-lawan yang dihadapi nanti (di ATC 2019) juga tidak jauh beda dengan yang di Asian Para Games 2018," kata Fadli yang menyumbang emas dari nomo C4 4000m di Asian Para Games 2018.

Ditanya lebih lanjut tentang proses latihannya, Fadli mengatakan hanya fokus berusaha meraih catatan waktu satu putaran terbaik ketimbang sebelumnya. Jadi, kekuatan lawan memang tidak terlalu penting untuknya. 

"Sejak Asian Para Games kemarin, saya memang enggak pernah intip-intip kekuatan lawan. Saya lebih memilih fokus meningkatkan kemampuan karena lawan yang lebih berat itu adalah diri sendiri," ujar mantan pembalap motor tersebut.

Baca: Baru Dipasangkan, Wiji/Chrismonita Nyaris Sumbang Medali

Fadli akan tampil dua kali di ajang ATC 2019. Untuk nomor tim sprint 750 meter akan dilakoninya pada Kamis 10 Januari, sedangkan nomor individual pursuit 4000 meter akan diladeni pada Jumat 11 Januari. 

ATC 2019 kategori para-cycling putra hanya diikuti enam negara. Jadi, peluang Fadli untuk menjadi yang terbaik terbuka cukup lebar. Terlebih lagi, lawan-lawannya nanti sudah pernah dia taklukkan di Asian Para Games 2018.

Video: Asian Track Championship 2019


(ASM)