SEA Games 2017: Angkat Besi

Evaluasi Tim Angkat Besi Indonesia di SEA Games 2017

Kautsar Halim    •    29 Agustus 2017 23:28 WIB
sea games 2017
Evaluasi Tim Angkat Besi Indonesia di SEA Games 2017
Atlet Indonesia, Deny saat menyumbangkan medali emas SEA Games pada cabor angkat besi kelas 69kg (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Kepala pelatih tim angkat besi Indonesia Dirja Wihardja mengevaluasi penampilan anak-anak asuhnya di ajang SEA Games 2017. Menurutnya, tim angkat besi Indonesia masih harus berjuang lebih keras lagi.

"Evaluasi tetap harus dilakukan dan kami harus lebih fokus dan berjuang lebih keras lagi. Kami memang bisa sabet emas, tapi torehan angkatannya masih kurang memuaskan," kata Dirja di aula 1 Malaysia Internasional Trade and Exhibition Centre, Selasa 29 Agustus.

Tim angkat besi Indonesia hanya membawa lima atlet putra di SEA Games 2017. Mereka adalah Surahmat Bin Suwoto Wijoyo yang tampil di kelas 56kg, Eko Yuli Irawan kelas 62kg, Deni kelas 69kg, I Ketut Ariana kelas 77kg, dan Edi Kurniawan kelas 85kg.

Dari keempat atlet tersebut, tim angkat besi Indonesia sudah menyumbang empat medali. Sepasang medali emas berasal dari Deni dan Ketut, sedangkan Surahmat dan Eko mempersembahkan medali perak.
 

Baca: Meski Cuma Raih Dua Gelar, Wiranto Tetap Bangga


Raihan dua emas memang terbilang realistis bagi tim angkat besi. Namun jika melirik latar belakang Eko yang merupakan pemilik medali perak Olimpiade 2016, seharusnya tim angkat besi Indonesia bisa berbicara lebih banyak. Selain itu, Edi yang tampil di kelas 85kg juga baru bertanding pada Rabu 30 Agustus. 

"Eko Yuli angkatannya sudah bagus cuma dia kurang beruntung saja. Kalau mau lebih bagus lagi seharusnya kami juga harus didukung dengan tempat latihan, suplemen dan kesejahteraan (uang saku) atlet juga. Kesejahteraan itu kalau tersendat bisa ganggu mental saat latihan maupun bertanding," papar Dirja.

"Besok masih ada peluang menambah medali dari kelas 85kg atas nama Edi Kurniawan. Persaingan di kelas itu bakal ramai karena dia pernah dapat perunggu waktu SEA Games 2013 di Myanmar," tambahnya.
 

Baca juga: Target Tiga Emas Meleset, Ini Pembelaan Susy Susanti


Setelah SEA Games 2017, tim angkat besi akan langsung mempersiapkan diri menyambut Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Sebelum itu, mereka juga akan dihadapkan dengan agenda kualifkasi Olimpiade 2020 Tokyo pada awal tahun 2018.

"Mudah-mudah berbagai masalah pada awal pelatnas SEA Games lalu tidak terulang lagi. Pasalnya, kami akan menjalani kualifikasi Olimpiade 2020 yang sangat penting. Saya ingin lima atlet yang ada saat ini masuk 10 besar pada kelasnya masing-masing," tutup Dirja.

Video: ?Timnas U-22 Sabet Medali Perunggu SEA Games 2017
 


(ACF)