Jelang Super Fight Floyd Mayweather Jr vs Conor McGregor

McGregor Pukul KO Mayweather di Gym-nya

Achmad Firdaus    •    20 Juni 2017 17:14 WIB
duel floyd mayweather jr vs conor mcgregor
McGregor Pukul KO Mayweather di Gym-nya
Ilustrasi: Rakhmat Riyandi (Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Dublin: Conor McGregor tidak kehilangan rasa optimismenya kendati tidak diunggulkan dalam duel bertajuk Super-Fight melawan Floyd Mayweather Jr, Agustus mendatang. Jawara UFC ini bahkan sangat yakin mampu menaklukkan petinju dengan rekor tidak terkalahkan tersebut.

Rasa optimisme McGregor ditunjukkan lewat sebuah mural yang terpampang di dinding markas latihannya di Dublin. Dalam mural berukuran besar tersebut, terdapat gambar McGregor tengah melayangkan pukulan straight kiri yang dengan telak mengenai wajah gambar petinju berkulit hitam (Mayweather). Saking telaknya, pukulan yang menghantam dagu Mayweather itu seperti sebuah pukulan Knock Out (KO).

Mural raksasa ini kemudian muncul dalam postingan McGregor di akun instagramnya. Entah sengaja atau tidak, namun dalam dua postingan foto yang diunggah McGregor, mural tersebut terlihat dengan cukup jelas.
 
 

I am a filthy Irish animal.

A post shared by Conor McGregor Official (@thenotoriousmma) on


Lantas, apa maksud petarung dengan rekor 21-3 (18 KO) ini melakukan hal tersebut? Apakah ia memang sudah sangat yakin bisa mengalahkan Mayweather yang punya rekor sempurna (49 kali menang) dalam karier tinjunya? Atau justru ini hanya sekadar ejekan semata, seperti yang kerap dilakukannya terhadap lawan-lawannya di ajang UFC?

Menurut Psikolog olahraga, kehadiran mural tersebut bisa bisa menjadi komponen utama kesuksesan. Artinya, atlet memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mengalami skenario positif jika mereka telah membayangkan skenario tersebut di benak mereka.
 

Baca: Ini Harga Tiket Duel Mayweather vs McGregor


Tidak diketahui seberapa sering McGregor melihat ke dalam dirinya untuk memukul KO Mayweather. Tapi kalau-kalau sang juara UFC butuh bantuan dengan visualisasi itu, dia hanya perlu melirik dinding di gym-nya.

McGregor yang notabene seorang petarung bebas memang tidak diunggulkan dalam duel yang rencananya digelar pada 26 Agustus mendatang. Sebab, dia harus bertarung di cabang olahraga tinju yang notabene merupakan spesialisasi Mayweather.

Karena ini merupakan pertarungan perdana McGregor di dunia tinju profesional, maka ia harus banyak beradaptasi. Di antaranya, ia harus membiasakan diri tidak melepaskan tendangan, sikutan, bantingan atau kuncian. Ia juga harus terbiasa menggunakan sarung tinju. Karena di UFC, sarung tinju yang digunakan lebih simple, di mana jari si petarung tidak tertutup.
 
 

Tunnel vision

A post shared by Conor McGregor Official (@thenotoriousmma) on


Meski dalam posisi underdog mengingat rekor Mayweather yang tidak terkalahkan dalam 49 pertarungan, namun petarung berjuluk The Notorious ini punya sedikit keunggulan jelang duel nanti. Di antaranya adalah jangkauan tangannya yang lebih jauh (74 inchi berbanding 72 inchi), serta stamina di mana Mayweather kini sudah berusia 40 tahun, sedangkan McGregor baru berusia 29 tahun saat duel dilangsungkan.

"Terus saja meragukan kami. Kami menyukai itu," ujar Audi Attar, agen McGregor yang justru senang kliennya berada dalam posisi underdog karena menurutnya tekanan justru akan lebih besar kepada Mayweather.

"Floyd sudah membuktikan bahwa ia adalah petinju yang punya taktik luar biasa terutama dalam hal kecepatan, baik saat melancarkan pukulan ataupun saat menghindari pukulan. Tapi, saya rasa, di pertandingan nanti McGregor punya keunggulan fisik yang membuatnya berpotensi memberikan kekalahan perdana untuk Mayweather," tandas Attar.
 

Baca juga: Lakoni Duel vs Mayweather, Conor McGregor Bakal Terima Bayaran Rp 1,3 Triliun


Seperti sudah dijelaskan di atas, kedua petarung akan melakoni duel tinju yang dijadwalkan berlangsung selama 12 ronde di mana setiap rondenya berdurasi tiga menit. Keduanya akan bertarung di kelas 154 pound.

Sebelum bertarung, baik Mayweather maupun McGregor harus melewati tes doping yang akan dilakukan secara acak oleh badan anti doping Amerika Serikat (USADA).

Menurut laporan yang beredar, McGregor akan menerima bayaran USD100 juta atau senilai Rp1,3 triliun. Sementara itu, Mayweather akan menerima bayaran hampir dua kali lipat dari yang didapat McGregor.

Video: Brasil Kalahkan Juara Bertahan Serbia di Liga Bola Voli Dunia
 


(ACF)