Opening Ceremony Asian Para Games 2018

Keceriaan Para Penyandang Disabilitas di Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018

Kautsar Halim    •    06 Oktober 2018 17:07 WIB
asian para gamesSemarak Asia
Keceriaan Para Penyandang Disabilitas di Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018
Rombongan Julian yang menghadiri pembukaan Asian Para Games (Foto: Tesar / Medcom.id)

Jakarta: Upacara pembukaan Asian Para Games 2018 akan dimulai beberapa saat lagi. Penonton yang datang juga banyak yang merupakan kaum penyandang disabilitas.

Berbeda dengan penonton normal, para penyandang disabilitas boleh masuk gratis di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang merupakan lokasi acara. Kebanyakan dari mereka datang berkelompok dan punya antrean khusus.

Antrean untuk semua pengunjung mulai mengular sekitar pukul 16.00 WIB sebelum akhirnya gerbang masuk dibuka sekitar pukul 17.00 WIB. Para penonton terpantau masuk dengan tertib sekalipun petugas keamanan memeriksa barang bawaan mereka.

Medcom.id sempat mewawancarai Julian yang datang melalui undangan khusus dari salah satu bank swasta Tanah Air. Dia mengaku senang karena bisa datang gratis dan banyak perubahan yang terjadi dengan SUGBK.

"Dulu masih banyak tangga-tangga kecil menuju pintu masuk SUGBK. Tapi sekarang sudah mulai rata dan panitianya juga ramah. Senang sekali saya bisa menjadi saksi dari sejarah ini," kata Julian yang datang bersama para rekannya.

Julian berharap, perhatian terhadap kaum disabilitas seperti di Asian Para Games 2018 bisa menular ke sektor kehidupan lain. Kemudian, dia juga menginginkan agar kontingen Indonesia mejadi juara umum.

"Mudah-mudahan para wakil Indonesia juga bisa menang di semua cabang olahraga yang dimainkan," pungkas Julian yang menggilai sepak bola.

Selain Julian, masih ada Imam yang merupakan perwakilan Federasi Kesejahteraan Penyandang Cacat Tubuh Indonesia (FKPCTI). Meski dia datang dengan para temannya yang tidak lagi muda, semangat untuk mensukseskan Asian Para Games 2018 diakuinya tak akan pernah padam.

"Meski penyandang disabilitas, kami juga berprofesi sebagai pedagang. Ada yang berjualan kopi, makanan dan lain-lain. Meski begitu kami rela meninggalkan aktifitas itu demi datang ke upacara pembukaan Asian Para Games ini," tutur Imam.

Kemensos Sediakan Mobil Akses Penyandang Disabilitas




(FIR)