Kemenpora Lepas Tim Pencak Silat Junior Bertanding ke Thailand

Pelangi Karismakristi    •    20 April 2018 19:23 WIB
berita kemenpora
Kemenpora Lepas Tim Pencak Silat Junior Bertanding ke Thailand
Kemenpora melepas 17 atlet pencak silat junior berlaga di Thailand. Foto: Dok. Kemenpora

Jakarta: Kemenpora melepas 17 atlet pencak silat junior Indonesia yang akan bertanding pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat Junior yang akan berlangsung pada 23-29 April 2018, di Songkhla, Thailand.

"Pemerintah ingin mendengar berita baik, bahwa  juara umum memang pantas kita raih. Meskipun tidak semua nomor kita ikuti tapi  juara umum itu menjadi terget. Adik-adik terpilih karena yang terbaik maka buktikan bisa membawa  Merah Putih berkibar. Selamat jalan, selamat berjuang bertandinglah dengan sportifitas. Dan kita tunggu berita kemenangan," harap Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta, dilansir Kemenpora.go.id, Jumat 20 April 2018.

Para atlet junior yang akan ikut berlaga di Thailand masih dalam tataran pengkaderan. Kemenpora bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) akan mengawal mereka sampai pada pencapaian tertinggi.

"Dalam tataran pengkaderan ini adik-adik kita tentu yang ditunggu adalah ujungnya di usia emas senior. Percayalah Kemenpora dengan PB akan mengawalnya. Kejuaraan (di Thailand) ini adalah pintu pertama di level junior, jadi buktikan dulu bahwa kalian meskipun junior tapi lebih hebat dari negara lain," kata Isnanta memotivasi.

Isnanta juga ingin cabor pencak silat ini semakin maju. Meskipun kejuaraan di Negeri Gajah Putih itu hanya diikuti 31 negara, namun tetap saja membanggakan, karena pencak silat milik Indonesia.

"Kalau pencak silat makin maju, berarti event setingkat Olimpiade sudah menunggu kalian semua. Tugas pemerintah dan PB membuat pencak silat menjadi terkenal di dunia dan menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan di Olimpiade. Adik-adik tugasnya adalah membuktikan di lapangan bahwa dunia tahu kalau pencak silat itu menarik dan indah, serta dapat menikmati sebuah tontonan pertarungan," tutur dia.

Sementara itu, Wakil Ketua PB IPSI Benny Sumarsono mengungkapkan, kejuaraan ini adalah pengalaman pertama bagi mereka bertanding di luar negeri. Oleh karenanya, Benny terus memotivasi para atlet ini agar memanfaatkan event sebaik mungkin.

"Begitu adik- adik sudah turun ke dalam  gelanggang berarti gelanggang itu milik adik-adik. Dan adik-adik harus tunjukkan bahwa gelanggang itu adalah bukti keberhasilan adik-adik  selama  berlatih di dalam pemusatan latihan," ucap Benny memberi semangat.

Sebanyak 17 atlet putra dan putri tersebut akan mengikuti kejuaraan dalam katagori seni  tunggal, beregu, dan ganda. Ada 31 negara yang ikut pada kejuaraan pencak silat ini antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, Philipina, Singapura, Brunei Darusalam, Vietnam, Laos, Kamboja Afghanistan, Austria, azarbaijan, Belgia, Kanada, Mesir, Iran, Irak, Italia, Jerman, Belanda, Perancis, Korea, Jepang, Taiwan, dan Suriname.


(ROS)