Test Event Asian Games 2018

Tim Panahan Putri Indonesia Sabet Emas

Kautsar Halim    •    15 Februari 2018 17:17 WIB
asian games 2018
Tim Panahan Putri Indonesia Sabet Emas
tlet Panahan Indonesia Triya Resky Adriyani (kiri) dan Rona Siska Sari (kanan) berpelukan seusai menang pada final nomor compound tim putri pada 18th Asian Games Invitation Tournament di Lapangan Panahan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. (ANTARA FOTO/

Jakarta: Trio pemanah putri Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas pada turnamen uji coba (test event) Asian Games 2018, Kamis 15 Februari. Prestasi itu mereka raih setelah menaklukkan Taiwan di nomor beregu compound.

Trio pemanah putri Indonesia yang dimaksud adalah Rina Siska Sari, Yurike Nina Bonita, dan Triya Resku Andriyani. Koleksi 220 poin milik mereka gagal dikejar para wakil Taiwan yang diperkuat oleh I-Ju, Ching dan Yo-Shuan. 

Bukan perkara mudah bagi trio srikandi Indonesia mempersembahkan medali emas perdana tersebut. Pasalnya, para pemanah putri Taiwan sempat unggul 57-54 pada game pertama. 


Klik: Indonesia Juara Umum Test Event Cabor Pencak Silat


Memasuki game kedua, tim Indonesia mulai berhasil menyamai raihan tim Taiwan menjadi, 57-57. Keunggulan baru berada di pihak skuat Merah Putih ketika menutup game ketiga dengan skor, 54-57.

Permainan tim Taiwan mulai mengendur seusai memainkan game keempat karena mereka hanya meraih 40 poin. Situasi itu tidak disia-siakan tim Indonesia untuk menyelesaikan laga dengan skor, 55-40.

Nasib berbeda dialami tim compound putra Indonesia yang diperkuat oleh Rizaldi Akbar Yoke, Rindarto Muhammad dan Didi Nugroho Garrincha. Ketiganya harus puas meraih perunggu karena kalah dari tim Thailand.


Pelatih tim panahan putri Indonesia, Nurfitriyana Saiman, mengklaim sudah bisa membaca hasil turnamen sebelum pertandingan. Menurutnya jika ada yang belum meraih hasil maksimal lebih dikarenakan belum menguasai lapangan.
 

Klik: Voli Ciptakan All Indonesian Final


Pelatih tim panahan putri Indonesia, Nurfitriyana Saiman, mengklaim sudah bisa membaca hasil turnamen sebelum pertandingan. Menurutnya jika ada yang belum meraih hasil maksimal lebih dikarenakan belum menguasai lapangan.

"Hasil test event ini sebenarnya sudah diprediksi sejak awal. Apalagi, turnamen ini juga ajang pemantauan untuk membentuk tim inti Asian Games 2018. Selama ini tim kami berlatih di Surabaya. Jadi, memang belum sepenuhnya menguasai Lapangan di Komplek Olahraga Bung Karno yang baru selesai direnovasi," kata Nurfitriyana .

Dengan tambahan dua medali ini, artinya tim memanah Indonesia telah mengumpulkan satu emas, dua perak dan perunggu. Peluang untuk menambah medali masih terbuka karena Riau Ega Agatabianu yang biasanya menjadi andalan bakal tampil di nomor individual recurve. (ANT)


(KAU)