ASEAN Basketball League (ABL) 2017

Hadapi Mono Vampire, CLS Knights Enggan Kecolongan Lagi

Krisna Octavianus    •    29 November 2017 08:24 WIB
asean basketball league
Hadapi Mono Vampire, CLS Knights Enggan Kecolongan Lagi
Koko Heru Setyo Nugroho (Foto: ist)

Bangkok: CLS Knights Indonesia akan kembali memainkan laga tandang mereka di kancah ASEAN Basketball League (ABL) 2017 melawan tim tuan rumah Thailand Mono Vampire. Berkaca dengan kekalahan dari Singapura Slingers, CLS diharapkan tidak kehilangan energi lagi, terutama pada kuarter akhir.

Pelatih CLS Knights, Koko Heru Setyo Nugroho, mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tidak kehilangan energi dan fokus serta waspada dengan kekuatan Mono Vampire. Meski Vampire mereka juga mengalami kekalahan dipertandingan kandang kemarin melawan wakil Malaysia, Westsport Malaysia Dragons 112-116 (dua kali over time). 

"Evaluasi kami yakni para pemain harus fokus mempertahankan ritme permainan dan mengatur energi selama empat kuarter nanti. Kami juga harus memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi di sisa lima menit kuarter keempat seperti pada game kemarin saat menghadapi Slingers. Selama hal ini bisa diatasi, CLS Knights punya kesempatan untuk mendapatkan hasil yang baik melawan Mono Vampire," ujar Koko.

"Mereka pasti juga ingin bangkit dari kekalahan kandang pertama pada game kemarin. Yang harus diwaspadai, para pemain lokalnya rata-rata adalah para pemain timnas dan juga mereka punya dua pemain impor yang punya skill mumpuni. Saya katakana kepada para pemain, kita harus lebih siap dan berani meladeni mereka, walaupun kita akan tampil di bawah tekanan para pendukungnya. Kuncinya itu tadi, jangan sampai hilang energi di kuarter akhir," lanjutnya.

Kapten tim CLS Knights Indonesia, Sandy Febiansyakh Kurniawan, mengaku akan belajar dari pengalaman kekalahan kemarin melawan Singapura Slingers dan bertekad untuk bangkit pada game tandang kedua mereka. Baginya, kekalahan kemarin membuat ia dan rekan-rekannya terpacu untuk bisa tampil lebih lepas.

"Sayang sekali, seharusnya kemarin kami bisa ambil game melawan Slingers. Kami tidak mau kecolongan lagi. Coach (Koko) sudah mengatakan untuk tetap fokus terutama memasuki kuarter krusial. Baik CLS dan Mono Vampire sama-sama mengalami kekalahan. Pastinya kedua tim akan tampil dengan penuh semangat. Tapi semua sudah bertekad sama untuk bisa ambil game ini," kata Sandy.

Kehadiran Evan Brock pada pertandingan perdananya menggantikan Duke Crews, menurutnya belum bisa terukur dalam satu pertandingan saja. Tapi ia yakin dengan kualitas eks pemain Atlanta Hawks tersebut dapat membantu kinerja tim CLS Knights untuk bisa bersaing secara kompetitif di kancah ABL musim 2017 ini.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan seorang Evan Brock saja. Semua pemain juga harus berkontribusi karena kami sudah berlatih dengan keras dan percaya dengan kualitas tim ini. Memang benar kami seperti kehilangan Duke, tapi dia tetap ada untuk dukung kami terus. Masuknya Brock menggantikan Duke tentunya membawa kontribusi buat tim. Tapi kita tahu kemarin dia baru saja tiba dan pastinya butuh adaptasi dengan kami semua. Tidak mudah untuk datang dan langsung main, butuh chemistry bersama baik saat latihan dan juga saat tanding. Tapi dia pemain hebat, semoga pada pertandingan selanjutnya kami bisa tampil lebih baik," tutup Sandy.

 


(KRS)