Tinju

Alasan Daud Yordan Turun ke Kelas Bulu Super

Rendy Renuki H    •    10 Oktober 2017 23:10 WIB
tinju
Alasan Daud Yordan Turun ke Kelas Bulu Super
Daud Yordan (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Petinju profesional Indonesia Daud Yorda memutuskan turun ke kelas bulu super (59 kilogram). Petinju berjuluk "Chino" tersebut pun mengakui tak merasa mengalami kemunduran meski harus turun dari kelas yang diikuti sebelumnya.

Chino belakangan telah berada di kelas ringan (61,2 kilogram) dan mampu bersaing di kelas tersebut. Bahkan, petinju 30 tahun itu sukses meraih gelar di kelas ringan dengan memenangi gelar WBO Asia Pasifik dan WBO Afrika.

Daud memutuskan turun ke kelas bulu super karena ia melihat ada peluang bagus untuknya meraih gelar. Meski tak dipungkirinya persaingan di kelas ringan kini semakin banyak.

Baca: Daud Yordan Putuskan Turun Kelas


 "Ya, buat fight dalam karier saya (turun ke kelas bulu super). Mohon doanya saja ya," ujar Daud saat dihubungi Metrotvnews.com, Selasa (10/10/2017).

Saat ditanya bagaimana peluang di kelas bulu, petinju asal Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat itu mengaku cukup bagus. Apalagi kini Chino bermodalkan peringkat pertama dunia versi WBA (World Boxing Association).

"Keduanya sama-sama bagus, cuma peluang selalu sulit di kelas ringan (61,2 kilogram) untuk sekarang," sambungnya.

Ia pun menuturkan baru akan menjalani debut di kelas bulu super (59 kilogram) pada awal 2018 mendatang. Ia pun memilih pihak poromotor (Mahkota Promotion) yang merilis secara resmi agenda tandingnya.

"Yang jelas, jadwalnya baru nanti awal tahun depan (2018). Untuk lebih jelasnya coba tanyakan Pak Okto (Raja Sapta Oktohari)," kata Daud dilansir Antara.

Video: Satlak Prima Terancam Bubar, Ini Kata Susy Susanti dan Taufik Hidayat
 


(REN)