Inasgoc Masih Berburu Sponsor untuk Asian Games 2018

Dheri Agriesta    •    07 Desember 2017 04:52 WIB
asian games 2018
Inasgoc Masih Berburu Sponsor untuk Asian Games 2018
Masyarakat yang mendaftar menjadi relawan Asian Games pada 18 September lalu (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta: Ketua  Indonesian Asian Games Organizing Committee (Inasgoc) Erick Thohir belum puas dengan sembilan sponsor yang telah bekerja sama untuk perhelatan Asian Games 2018. Erick menegaskan, Inasgoc masih akan memburu sponsor.

"Insyallah kita akan terus kalau bisa sehari sebelum pembukaan masih cari sponsor," kata Erick di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu 6 Desember 2017.

Erick mengatakan, semakin banyak sponsor yang didapat akan semakin bagus acara yang diselenggarakan. Karena, dalam rapat terakhir di Istana Presiden, diputuskan pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 harus sempurna.

Baca juga: INASGOC Janjikan Pelayanan Khusus untuk Media di Asian Games 2018

Hal itu bisa saja terkabul. Tapi, tentu saja berdampak kepada pendanaan. Selain itu, Inasgoc juga membutuhkan biaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kapasitas dan kualitas venue.

"Nanti dengan menambah venue seperti skateboard, rollerskate, pasti kan perlu tenda tambahan atau tempat duduk tambahan, ini kan mesti dihitung semua kekurangannya," jelas Erick.

Inasgoc baru saja menandatangani kerja sama dengan sembilan perusahaan swasta di antaranya PT Indofood Sukses Makmur, PT Grab Indonesia, PT Samsung Indonesia, PT APP Sinarmas, PT Astra Internasional, PT Ssyangyong Information&Communicator, PT Amerta Indah Otsuka, PT Alfamart, dan PT Danone Aqua Indonesia.

Baca juga: Kalla Apresiasi Kesepakatan Sponsor Swasta dengan Inasgoc

Jumlah dana yang didapatkan dari sponsor sekitar Rp760 miliar rupiah. Namun, Erick mengaku jumlah itu masih jauh dari cukup. Inasgoc pun sedang menjajaki beberapa kemungkinan kerja sama dengan perusahaan lain. Hanya saja, Erick belum mau merinci perusahaan tersebut.

"Sudah ada tapi kan belum signing, jadi kita belum bisa umumkan. Pokoknya kalau bisa nambah lima lagi gitu," jelas Erick.


(CIT)