Kemenpora Diminta Bangun Sistem Keolahragaan yang Baik

Anggi Tondi Martaon    •    02 April 2018 12:57 WIB
berita dpr
Kemenpora Diminta Bangun Sistem Keolahragaan yang Baik
Anggota Komisi X DPR RI Putu Supadma Rudana (Foto:Dok.DPR)

Jakarta: Anggota Komisi X DPR RI Putu Supadma Rudana mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membangun sistem keolahragaan yang baik jelang pelaksanaan Asian Games 2018. Imbauan itu disampaikan agar pesta olahraga tingkat Asia itu berjalan sukses.

Politikus Demokrat ini menyebutkan, sukses penyelenggaraan Asian Games merupakan sebuah prestasi yang bisa mengharumkan nama Indonesia. "Sukses prestasi bukan hanya pencapaian medali saja pada saat Asian Games. Lebih dari itu, bagaimana negara berperan dalam membangun sistem keolahragaan Indonesia,” kata Putu Supadma, dalam keterangan tertulis, Senin, 2 April 2018.

Ia menekankan pentingnya sukses administrasi, yaitu mengutamakan ketertiban administrasi dan good governance. "Sehingga pra dan pasca pelaksanaan, semua akan akuntabel,” ucap legislator asal daerah pemilihan Bali itu.

Soal sukses pelaksanaan juga harus diperhatikan. Kemenpora diminta selalu mengecek dan mempersiapkan venue yang akan digunakan agar tidak mengganggu jalannya pertandingan.

Terakhir adalah sukses ekonomi, bahwa dalam event Asian Games ini tentu diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tapi harus berperan sebagai subyek dan pelaku dalam kegiatan ekonomi.

“Mereka wajib juga menerima manfaat dari kegiataan ini tentu dengan mendistribusikan atlet, official dan para fans penonton di masa-masa luang dan tidak ada pertandingan mereka dapat melihat keindahan negeri Indonesia atau pun berkunjung ke tempat-tempat yang representatif menampilkan khazanah budaya dan seni juga kuliner serta ekonomi kreatif nusantara sehingga segala cindera mata nusantara dapat tergaungkan dan menjadi oleh-oleh bagi para penonton yang berasal dari negara lain ini,” jelasnya.

Putu menegaskan bahwa kegiatan Asian Games merupakan momentum yang baik guna mempromosikan Indonesia. "Inilah kesempatan Indonesia menunjukkan eksistensi dalam mempromosikan berbagai hal tentang pariwisata, ekonomi kreatif, destinasi wisata, maupun kuliner yang beragam," ujar dia.


(ROS)