Jelang Asian Para Games 2018

Ternate Wilayah Pertama yang Dilintasi Parade Obor Asian Para Games 2018

Rendy Renuki H    •    09 September 2018 13:21 WIB
asian para gamesasian games 2018
Ternate Wilayah Pertama yang Dilintasi Parade Obor Asian Para Games 2018
Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari menyerahkan obor Asian Para Games 2018 kepada atlet disabitas Risal Assor. (Foto: Medcom.id/Rendy)

Jakarta: Ternate menjadi wilayah pertama yang dilintasi parade obor Asian Para Games (APG) 2018, Minggu 9 September. Parade obor APG 2018 di Ternate dimulai dari Kedaton Kesultanan yang diarak oleh Menpora Imam Nahrawi, Ketua Penyelenggara INAPGOC Raja Sapta Oktohari, serta perwakilan atlet disabilitas Risal Assor.

Api abadi Asian Para Games 2018 sebelumnya diarak di Kota Solo Jawa Tengah usai diambil dari Mrapen. Namun, saat iring-iringan di Solo pada 4-6 September lalu, api abadi masih dinyalakan dalam lentera.

Klik: Tontowi/Liliyana Batal Tampil di Japan Open 2018

Barulah di Ternate, api abadi tersebut disulut ke obor untuk kemudian resmi diarak keliling kota berjuluk Seribu Benteng. Setelah melewati beberapa titik, parade obor APG 2018 berakhir di Pantai Falajawa yang menjadi simbol Kota Ternate.

"Yang pasti kami ingin mengikuti filosofi obor, bahwa semangat itu tidak boleh padam sampai dimanapun. Artinya perjuangan para atlet, pelatih, ofisial, CdM, INAPGOC dan kita semua bersatu padu merayakan kembali kehebatan kita, melanjutkan kegemilangan prestasi kita di Asian Games 2018," ujar Menpora Imam Nahrawi.

"Kalau di Solo, Jawa Tengah, kemarin, api dinyalakan dari sumber api abadi Mrapen. Sekarang perjalanan obor api Asian Para Games III dimulai dengan arakan keliling kota Ternate," sambung Raja Sapta Oktohari.

Klik: PBSI akan Bongkar Pasang Ganda Putri Indonesia

Setelah Ternate, rencananya parade obor APG 2018 akan berlanjut di Makassar, Bali, dan Pontianak. Dilanjutkan singgah di Medan, Pangkal Pinang, dan terakhir dibawa ke Jakarta tepatnya untuk dinyalakan di kaldron saat pembukaan APG 2028 6 Oktober 2018.

Video: Mengenal Legenda Panahan Indonesia, Tiga Srikandi

 


(KAU)