Sukmalindo 2016

Tak Turunkan Pemanah Utama, Tim Panahan Indonesia Takluk di Ajang Sukmalindo

Krisna Octavianus    •    24 September 2016 02:10 WIB
olahraga
Tak Turunkan Pemanah Utama, Tim Panahan Indonesia Takluk di Ajang Sukmalindo
Tim panahan Indonesia yang berlaga di Sukmalindo 2016 (Foto: MTVN/Krisna Octavianus)

Metrotvnews.com, Kuala Terengganu: Tim panahan Indonesia yang tampil di ajang Sukan Malaysia-Indonesia (Sukmalindo) 2016 gagal mengalahkan tim tuan rumah. Dari dua nomor yang dipertandingkan, Compound dan Recurve, Indonesia kalah dari Malaysia.

Masing-masing negara mengirimkan satu pasangan untuk dua nomor tersebut di final. Hasilnya, pemanah tuan rumah berjaya dengan merebut gelar juara Compound dan Recurve. Hasil dramatis terjadi di nomor recurve, saat Indonesia kalah tipis satu poin 123-124.

Menurut sang pelatih, Yadik Prasetyo, kekalahan ini disebabkan karena faktor pemain turun bukan pemanah utama untuk kelas mahasiswa. Pemain lapis kedua dari Universitas Negeri Yogyakarta dipilih untuk menggantikan pemanah utama yang sedang mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat.

"Karena PON jadi saya menurunkan lapis kedua. Tapi kalau menurunkan lapis pertama saya yakin bisa mengimbangi bahkan melebihi Malaysia. Dari recurve tidak ada masalah, kalau compound kita mengirimkan atlet yang kurang berpengalaman karena atlet utama menjalani PON," beber Yadik kepada Metrotvnews.com, Jumat (23/9/16).

BACA: Tim Takraw Indonesia Takluk dari Malaysia

"Saya dari pelatih sudah berusaha dengan baik, sudah melakukan training camp (TC) selama sebulan, dengan koordinasi baik fisik, mental, dan taktik kita sudah berupaya semaksimal mungkin. Hasilnya luar biasa karena recurve hanya berselisih satu poin," lanjutnya.

Menurut Yadik, dirinya puas dengan penampilan atletnya yang di luar dugaan mampu mengejutkan Malaysia. Kredit diberikan kepada tim panahan putri yang mampu menjadi peringkat satu, dua, dan tiga di babak kualifikasi.

"Untuk keseluruhan saya puas sekali. Ada harapan mereka bisa mem-back-up lapis pertama. Apalagi kalau dilihat dari hasil perorangan, terutama yang putri peringkat satu, dua, dan tiga dari Indonesia semua. Kelemahan kita tadi ada di putra, kalau kita lihat dari skor babak kualifikasi. Tentu masih banyak yang perlu dibenahi," pungkas Yadik.

BACA JUGA: Tim Bulu Tangkis Indonesia Menumbangkan Malaysia di Ajang Sukmalindo

Selanjutnya, tim panahan Indonesia yang diwakili UNY akan berlaga di turnamen terbuka pada akhir tahun di Malaysia. Yadik menargetkan bisa meraih medali emas untuk nomor compound dan recurve.

Sebagai informasi, Sukmalindo adalah wadah pertandingan persahabatan mahasiswa Indonesia dengan Malaysia. Sukmalindo sudah diselenggarakan sejak 2008 dan tahun ini menjadi gelaran kesembilan antara dua negara serumpun.

Video: Jabar-DKI Berbagi Emas di Cabor Sepatu Roda



(ACF)

Pemain Unggulan Dominasi Semifinal Bulu Tangkis Tunggal Putra
PON 2016 Cabang Bulu Tangkis

Pemain Unggulan Dominasi Semifinal Bulu Tangkis Tunggal Putra

8 minutes Ago

Semifinal bulu tangkis perorangan nomor tunggal putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Ja…

BERITA LAINNYA