PON 2016 Jawa Barat

Ada Kekurangan di Ajang PON 2016, Menpora Maklum

Kautsar Halim    •    23 September 2016 14:26 WIB
pon 2016
Ada Kekurangan di Ajang PON 2016, Menpora Maklum
Menpora Imam Nahrawi (Tengah). (Foto: Mtvn/ Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Bandung: Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tak segan turun langsung untuk mengevaluasi tiap permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan PON 2016 Jabar. Menurutnya, setelah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terkait, keberlangsungan multi event terbesar di Tanah Air tersebut masih bisa dikendalikan dengan baik.

“PON adalah hajat Indonesia yang bakal menjadi pengantar menuju event internasional seperti SEA Games atau Asian Games. Kami berterimakasih kepada Pengurus Besar PON (PB PON), Panglima TNI serta seluruh bagian keamanan lainnya karena sudah mendukung terselenggaranya event ini dengan baik,” ujar Imam dalam jumpa pers di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jumat (23/9/2016).

Seperti diketahui, penyelenggaraan PON 2016 Jabar sempat tercoreng dengan adanya sejumlah pemberitaan miring. Misalnya, aksi anarkis dalam cabang olahraga (cabor) polo air, aksi protes kontingen DKI Jakarta, serta kondisi fasilitas yang minim dalam pertandingan sepatu roda.

Menanggapi kendala tersebut, Imam pun langsung menyambangi Bandung untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh pihak yang diberikan amanat untuk menyelenggarakan PON, misalnya Gubernur Jawa Barat yang juga merangkap sebagai ketua umum PB PON Aher Heryawan, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal Hadi Prasojo dan Kapolda selaku pihak keamanan, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI, dan seluruh CdM PON. Rapat koordinasi di antara mereka sudah dilakukan pada Jumat 23 September pukul 9.30 WIB. 

Baca: KONI DKI Jakarta Bakal Protes PB PON


Berbicara seusai rapat, Imam menuturkan Jawa Jawa Barat bersama PB PON sudah memberikan yang terbaik. Politikus dari partai PKB itu juga mengklaim bisa memaklumi jika pada akhirnya penyelenggaraan PON tidak berjalan mulus. 

“Menjadi tuan rumah PON bukan tugas mudah. Pasalnya, Jawa Barat harus mengupayakan sendiri anggaran pelaksanaan yang mencapai Rp2 triliun. Kami sebagai pemerintah pusat hanya bisa memberikan anggaran sekitar ratusan miliar yang langsung digunakan untuk honor dan biaya lainnya. Oleh karena itu, terima kasih kepada PB PON karena tiap venue akhirnya bisa dibangun dengan baik. Sekarang, tinggal bagaimana memanfaatkan venue tersebut agar tetap berguna di masa mendatang,” papar Imam.

Baca: Kisah Heroik Pesenam Jatim: Lutut Geser dan Sukses Merebut Emas


Terlepas dari evaluasi PON 2016, Imam juga mengingatkan bahwa Jabar tengah dilanda duka akibat banjir yang menimpa Garut. Bencana tersebut memang diketahui cukup menyedihkan, sudah menelan puluhan jiwa meninggal dunia. 

"Semoga arwah mereka diterima di sisinya dan keluarga yang ditinggalkan juga bisa diberikan kesabaran,” kata Imam sambil mengajak seisi ruangan jumpa pers untuk mengheningkan cipta.

Video: DKI Jakarta Raih Dua Medali Emas Cabang Menembak 




(ASM)

PON XIX Jabar Resmi Ditutup

PON XIX Jabar Resmi Ditutup

2 hours Ago

Metrotvnews.com, Bandung: Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat secara resmi ditutu…

BERITA LAINNYA