PON 2016 Cabang Layar

Pertandingan Layar PON 2016 Terganggu Angin

Ahmad Rofahan    •    26 September 2016 20:17 WIB
pon 2016
Pertandingan Layar PON 2016 Terganggu Angin
Faza Furqan Wibisana, atlet layar Jabar, sempat kerepotan menghadapi angin oscilating saat menempuh race ke-9 dan 10 di perairan Pantai Balongan, Senin (26/9/2016). (Foto: MTVN/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Indramayu: Para atlet layar yang sedang bertanding pada race ke-9 dan 10 di Perairan Pantai Balongan Indramayu, mengalami kendala, karena seringnya terjadi perubahan cuaca. Salah satunya adalah angin.

Pada perlombaan yang diselenggarakan hari ini, angin oscilating atau angin yang cepat berubah arah, membuat para peserta cukup kerepotan dalam melakoni pertandingan di race ini. Peserta mengaku cukup kerepotan untuk mengendalikan layar akibat cepatnya perubahan arah angin yang terjadi.

Salah satu atlet yang merasakan dampak angin oscilation adalah Faza Furqon Wibisana. Atlet layar asal Jawa Barat ini mengatakan, angin bukan hanya cepat berubah arah, namun juga berubah kecepatan.

BACA: Cabor Layar Gelar Race ke-9 dan 10

"Saya kesulitan mengendalikan layar. Angin tak Cuma berubah arah, tapi juga berubah-ubah kecepatannya,” tutur dia saat berkunjung ke tenda Media Center Indramayu usai bertanding, Senin (26/9/2016).

Sampai race ke-10, peringkat Faza turun dari ranking 5 ke 7. Atlet layar asal Bekasi ini mengaku pesimistis bisa meraih medali. Sisa race yang ada, yakni race ke-11 dan 12 bagi siswa kelas IX SMP Negeri 159 Jakarta Timur ini hanya sekadar untuk memperbaiki peringkat. Race-9 dan 10 menjadi pukulan berat, apalagi selama even PON XIX di Jabar ini, Faza sempat mengalami cedera tangan.

BACA JUGA: Jabar Tambah Emas di Cabor Renang Perairan Terbuka

"Saya sempat cedera di race kedua. Tangan terkilir sehingga mengalami DNF (Do not Finish/tidak bisa finish). Cedera ini cukup mempengaruhi penampilan saya,” tutur Faza.

Meski begitu, Faza akan mengerahkan kemampuannya agar di race ke-11 dan 12 bisa memperbaiki peringkat. “Ya syukur-syukur bisa meraih medali,” tutur dia.

Video: Sanksi untuk Pelaku Pemukulan Atlet Hoki DKI Tunggu Keputusan FHI
 


(ACF)