Taekwondo

Tanpa Pelatih, Dua Taekwondoin Universitas Atma Jaya Raih Emas di Korsel

Ahmad Mustaqim    •    04 Agustus 2017 23:50 WIB
olahraga beladiri
Tanpa Pelatih, Dua Taekwondoin Universitas Atma Jaya Raih Emas di Korsel
Alfonsus Edo Winardi dengan medali emas (Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berhasil menggondol medali emas dalam ajang '2017 Chungdokwan World Taekwondo Competition' di Korea Selatan (Korsel). Mereka yang meraih emas yakni Alfonsus Edo Winardi (mahasiswa Program Studi Manajemen) dan Pangisi Yando Oktoriyanando (mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi). 

Di ajang yang dihelat Seongnam Gymnasium, Korsel, pada 21-24 Juli 2017 itu, mahasiswa yang tergabung di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo UAJY berhasil mengalahkan lawan-lawannya dari berbagai negara. 

Bertarung di kategori Geup Poomsae Individual Senior I, Edo melibas perwakilan dari Hongkong, Jepang, Irlandia, Inggris, dan Portugal. Semantara Yando yang bertarung di kategori Geup Poomsae Individual Senior, mengalahkan atlet dari Hongkong, Irlandia, Singapura, Swiss, dan Inggris. 

Baca juga: Sirkuit Brno Mengering, Dovizioso Pimpin FP2

Edo mengatakan, pihaknya mendapatkan undangan kejuaraan mahasiswa secara mendadak. "Kami hanya melakukan persiapan tiga minggu," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Jumat 4 Agustus 2017. 

Dalam waktu yang terbilang singkat, Edo dan Yando berlatih keras setiap hari. Menurutnya, ada sebanyak enam atlet mahasiswa yang disiapkan dalam ajang itu. Namun, hanya Edo dan Yando yang berangkat ke Korsel untuk bertanding. 

Semula, kedua mahasiswa Atma Jaya itu tak yakin bisa meraih medali. Sebab, sehari sebelum pertandingan keduanya sempat mengalami cedera. "Kami bertanding juga tanpa didampingi manajer dan pelatih. Kami berperan sebagai pelatih sekaligus atlet," kata Edo.

Baca juga: Cedera, Sharapova Mundur dari Turnamen Stanford

Yando menambahkan, pelatih yang ada di Indonesia terus memberikan semangat. Sebelum berlaga, pelatih sempat menelepon dan mengatakan, "Jangan mau kalah dengan keadaan." 

Bagi Edo dan Yando, motivasi tersebut menjadi sangat berguna waktu bertanding. Perjuangan mereka pun tak sia-sia dan berujung dengan raihan medali emas. 

"Ini bukan sekadar kemenangan bertanding, tapi sekaligus mengalahkan keadaan. Semoga mahasiswa di Indonesia, termasuk UAJY, semakin termotivasi berprestasi di luar perkuliahan," kata Edo.

Video: Tim Senam Indonesia Targetkan 1 Medali Emas
 


(RIZ)