Kasus Atlet Selingkuh

Akibat Selingkuh, Atlet Ini Kirim Surat ke Menpora

Kautsar Halim    •    31 Januari 2018 17:11 WIB
asian games 2018
Akibat Selingkuh, Atlet Ini Kirim Surat ke Menpora
Gatot S Dewa Broto saat membacakan surat permohonan maaf Deni didampingi Waketum PABBSI Joko Pramono-Medcom.id/Kautsar Halim

Jakarta: Atlet angkat besi Indonesia, Deni, mengirimkan surat permohonan maaf kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu 31 Januari 2018. Surat permohonan maaf terkait dengan merebaknya kasus perselingkuhan dirinya beberapa waktu lalu.

Kabar perselingkuhan Deni dibocorkan langsung Wiwi Sofianty, istrinya melalui media sosial. Deni dikatakan Wiwi punya hubungan gelap dengan seorang siswi yang masih duduk di bangku kelas 2 SMK.

Masalah tersebut sontak menjadi viral di medsos karena Deni termasuk salah satu atlet berprestasi. Deni ikut menyumbang medali emas pada SEA Games 2017. Deni yang sudah dikenal publik berkat prestasinya itu digadang-gadang bakal meraih sukses di Asian Games 2018.

Baca juga: Jusuf Kalla Resmikan Ruang Kendali dan Monitor Asian Games

Terkait gonjang-ganjing masalah keluarganya, Kemenpora selaku induknya olahraga Tanah Air punya aturan tersendiri tentang atlet berprestasi. Selain gelar juara, etika dalam kehidupan sehari-hari juga harus dijunjung tinggi.

Agar kariernya tetap terjaga, Deni lantas mengirim surat permintaan maaf kepada Menpora. Surat langsung diantarkan Joko Pramono, selaku Waketum PABBSI dan sudah diterima oleh Sekretaris Menpora Gatot S. Dewabroto.

Surat diterima Gatot karena Imam Nahrawi sedang bertugas ke luar negeri. Kendati demikian, Gatot bersedia membacakan surat permohonan maaf Deni, yang mengakui telah melakukan kesalahan.

Berikut isi surat Deni ke Menpora:

"Kepada Yth Bapak Imam Nahrawi

Saya Deni memohon maaf sebesar-besarnya atas masalah keluarga yang telah saya alami saat ini.

Saya akui telah khilaf bahwa sebelum masalah itu tuntas, saya telah menjalin hubungan dengan pihak ketiga. Untuk itu saya akan urus tuntas dan saat ini sedang difasilitasi oleh KUA.

Saya berharap agar tetap berada di Pelatnas dan berjuang untuk bisa mengibarkan bendera Merah Putih maupun meraih medali emas di Asian Games. 

Mohon doa restu Bapak.

Baca juga: Maybank Bali Marathon 2018 Mulai Start 9 September

Sejatinya, Deni ikutan hadir saat jumpa pers penyerahan surat permohonan maaf. Namun, Deni berhalangan hadir dan diwakili Joko serta Kabid Binpres PABBSI Alamsyah Wijaya.

Joko menerangkan, Deni merupakan salah satu atlet andalan Indonesia untuk merebut emas Asian Games 2018. Oleh karena itu, ia berharap agar media tidak terlalu menyudutkannya karena bisa berpengaruh terhadap kondisi psikologis.

"Kami bukannya membela Deni. Tapi ingin membantunya agar bisa lebih cepat menyelesaikan permasalahan. Saat ini proses penyelesaiannya pun sudah sampai KUA dan pengadilan agama," pungkas Joko.

Video: Lorenzo Catat Rekor di Tes Pramusim Sepang
 


(RIZ)