ASEAN Basketball League (ABL) 2017

CLS Knights Telan Kekalahan Kedua

Krisna Octavianus    •    30 November 2017 07:37 WIB
asean basketball league
CLS Knights Telan Kekalahan Kedua
Sandy Febriansyakh (Foto: ist)

Bangkok: CLS Knights Indonesia kembali menelan kekalahan dalam lanjutan kompetisi ASEAN Basketball League (ABL) 2017-2018. Mereka kalah pada laga tandang keduanya melawan tuan rumah Mono Vampire Thailand, mereka takluk 85-98.
 
Laga yang di mainkan di Stadium 29, Bangkok pada Kamis 29 November berjalan sengit. Kedua tim baru saja mengalami kekalahan dan sama-sama ingin meraih kemenangan. Mono Vampire langsung tancap gas di limat menit awal. Ini disebabkan start yang tidak solid dari CLS hingga menyebabkan tim tuan rumah langsung unggul 19-4.
 
Menurut arsitek tim CLS Knights, Koko Heru Setyo Nugroho, lima menit awal dalam game kali ini justru berbalik saat mereka menghadapi Singapura Slingers. Akibatnya permainan CLS limbung pada dua kuarter awal, Mereka pun tertinggal cukup jauh pada dua kuarter awal 64-37.
 
Tidak lantas patah arang, Koko mulai menyusun ulang strategi permainannya di dua kuarter selanjutnya. Secara perlahan, CLS Knights mulai memperkecil ketertinggalan mereka dan tetapi keunggulan masih untuk Mono Vampire 74-56.
 
Usaha yang tidak kenal lelah untuk semakin menipiskan kedudukan pada kuarter penutup nyaris saja berhasil. Pada sisa waktu 1 menit 39 detik, tembakan tiga angka Sandy Febiansyakh Kurniawan membuat kedudukan menjadi 91-83 dan hanya meninggalkan selisih delapan angka saja.
 
Sayangnya, tidak beberapa lama kemudian, sebuah lay-up dari pemain tuan rumah, T. Chanthachon, kembali memperlebar keunggulan menjadi 10 angka. Bahkan sisa beberapa detik selanjutnya, Mono Vampire bisa memperlebar keunggulan dan menutup skor akhir degan torehan angka 95-85.
 
Brian Williams menjadi pendulang angka terbanyak bagi Kubu CLS Knights dengan 25 poin dan 15 rebound, disusul Frederick Lee Jones Lish yang mencetak 17 angka. Sementara itu, kapten tim CLS Knights Indonesia, Sandy Febiansyakh Kurniawan, turut berkontribusi kepada timnya lewat sembilan angka yang dia kemas.
 
"Beberapa poin positif yang bisa diambil dari dua game kekalahan ini adalah kita sebenarnya bisa bersaing sama tim mana saja jika kita melihat kesalahan-kesalahan dasar kita. Dan yang perlu saya garis besarkan adalah energi dari awal hingga akhir game yang perlu selevel terus dengan lawan kita,” ujar Koko Heru Setyo Nugroho dalam keterangan rilis resmi dari Bangkok.
 
"Kami terlalu tampil lembut di awal. Tapi kita akan bangkit lagi pada game selanjutnya. Hal lain yang harus kami benahi adalah komunikasi dan chemistry. Kekalahan ini memang menyakitkan, tapi selalu ada sisi positif yang kita pelajari. Liga ini memang kompetitif dan membuat kita harus mengeluarkan segala kemampuan terbaik kita," ujar Sandy Febiansyakh Kurniawan.
 
Untuk laga berikutnya, CLS Knights Indonesia akan menghadapi Hongkong Eastern Basketball Team, di markas mereka GOR Kertajaya, Surabaya pada Minggu 3 Desember  pukul 19.00 WIB.

 
(KRS)