Bonus Olimpiade 2016

Bonus Atlet Olimpiade dan Paralimpiade Belum Cair

Media Indonesia    •    05 Oktober 2016 16:42 WIB
olimpiade 2016
Bonus Atlet Olimpiade dan Paralimpiade Belum Cair
Empat atlet peraih medali untuk Indonesia di Olimpiade 2016 hingga kini belum menerima bonus yang dijanjikan pemerintah (Foto: ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih belum juga bisa memberikan bonus untuk atlet Olimpiade dan Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu. Padahal, mereka menjanjikan bonus sudah cair pada awal Oktober.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berkilah bonus atlet belum diberikan karena belum cairnya dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Kalau masalah pencairan bonus, masih kami proses karena semua menunggu pencairan dana dari APBN sesuai dengan sistem pencairan APBN," ujar Imam kepada media di Jakarta, kemarin.

Imam menyesalkan adanya keterlambatan pemberian bonus bagi para atlet. Menteri asal Bangkalan, Madura, itu pun menegaskan perlunya yayasan dana olahraga yang dapat digunakan untuk membantu alokasi dana Kemenpora.
 

Baca: Cabang Olahraga Asian Games 2018 Berpotensi Ditambah


Pasalnya, Kemenpora selama ini memang hanya menerima dana alokasi yang tidak mencapai 1% dari total APBN. Kondisi itu diperparah dengan adanya pemotongan sebesar Rp609 miliar dari jumlah Rp3.202 triliun menjadi Rp2.749 triliun pada rancangan pendapatan dan belanja negara perubahan pada Juli lalu.

"Makanya saya mendorong sekali adanya yayasan dana olahraga sehingga saat pencairan terkendala urusan administrasi dan birokrasi, yayasan dana olahraga bisa membantu. Sejauh ini, yayasan tersebut sedang kami proses lebih lanjut," tegas Imam.

Semula, Imam menjanjikan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan mendapat bonus sebesar Rp5 miliar sebagai peraih emas Olimpiade. Sedangkan Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan mendapat Rp2 miliar sebagai peraih perak. Adapun atlet paralimpiade Ni Nengah Widiasih dijanjikan bonus sebesar Rp1 miliar berkat medali perunggu yang ia sumbangkan.

Di sisi lain, Eko Yuli mengaku berharap bonus itu bisa cair pada pekan ini atau pekan depan. Pasalnya, hal itu sesuai dengan janji pemerintah.
 

Baca juga: Hukuman Sharapova Dikurangi Sembilan Bulan


"Katanya awal bulan ini sudah cair, mudah-mudahan minggu depan sudah ada uangnya. Tapi saya belum mendapat informasi lebih lanjut dari pihak Kemenpora," ujar Eko melalui pesan singkat kepada Media Indonesia.

Eko pun mengaku pihak Kemenpora sudah meminta nomor rekening dan juga nomor pokok wajib pajak (NPWP). Eko menyayangkan jika ada kendala pencairan dana dari APBN.

Sementara itu, nasib nahas dialami para atlet Asian Beach Games yang sukses mempersembahkan 3 medali emas, 5 perak, dan 9 perunggu di Da Nang, Vietnam, 24 September-3 Oktober lalu. Mereka amat mungkin tidak mendapat bonus uang dari pemerintah lantaran minimnya anggaran.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, mengatakan kemungkinan para peraih medali tersebut tidak diganjar dengan bonus.

Pihaknya baru bisa mengapresiasi dengan dukungan moril. Menurutnya, kondisi minim anggaran menjadi penyebabnya. Ia pun berharap perhatian yang diberikan pemerintah seperti sekarang sudah cukup bagi para atlet.

Video: Tidak Maksimal di Sepang, Sean Wajib Kejar Poin di Abu Dhabi
 


(ACF)