ASEAN Basketball League (ABL) 2017--2018

Jalani Laga Ketat, CLS Knights Menyerah dari Alab Pilipinas

Krisna Octavianus    •    12 Februari 2018 07:32 WIB
asean basketball league
Jalani Laga Ketat, CLS Knights Menyerah dari Alab Pilipinas
Pemain CLS Knights harus mengakui keunggulan Alab Pilipinas (Foto: ist)

Surabaya: San Miguel Alab Pilipinas kembali dapat menaklukan CLS Knights Indonesia untuk yang kedua kalinya dalam lanjutan ASEAN Basketball League (ABL) 2017--2018, di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu 11 Februari.

Renaldo Miguel Balkman pemain asing berkewarganegaran Puerto Riko yang pernah memperkuat New York Knicks, menjadi aktor kemenangan timnya. Ia berhasil mengemas double-double dengan 36 angka dan 10 rebound. Dua pemain San Miguel Alab lainnya yang juga bermain cemerlang di pertandingan ini adalah Justin Donta Brownlee (16 angka dan 12 rebound) serta kapten tim mereka Bobby Ray Jr. Park (17 angka, empat rebound, dan empat asist). Sementara itu, Brian Williams menjadi top skorer untuk CLS Knights dengan catatan 24 angka dan 17 rebound.

Kuarter pertama, San Miguel Pilipinas berhasil unggul 25-19. Hasil itu tidak lepas dari peran Justin Donta Brownlee yang menjadi momok menakutkan khususnya di area garis luar pertahanan CLS Knights. 12 poin yang ia cetak di kuarter ini semuanya dari lemparan tiga angka.

Tuan rumah pun sempat memberikan perlawanan sengit pada kuarter berikutnya. Bahkan, skuat Koko Heru Setyo Nugroho itu sempat memangkas kedudukan menjadi 40-41 dan selanjutnya Mario Wuysang membuat gemuruh fans CLS Knights bersorak sorai lewat tembakan dua poin yang ia cetak, berbalik membawa timnya unggul 42-41 saat laga kuarter kedua kurang dari satu menit. Peluang Mario untuk mencetak dua poin kembali sebenarnya cukup besar lewat eksekusi lemparan bebas. Sayangnya, ia hanya mampu membuat tambahan satu poin saja.

San Miguel Alab segera bangkit kembali dengan mengendalikan kembali permainan, lewat usaha empat poin tambahan yang dikemas Balkman, akhirnya membawa keunggulan tim asal Filipina tersebut untuk menutup bdua kuarter awal dengan skor 47-43.

Dua menit kuarter ketiga berjalan, CLS Knights Indonesia langsung panas dan menyamakan kedudukan 49-49. Pertandingan pun berjalan ketat, kedua tim saling silih bergantian mencetak angka. Tapi di kuarter ini menjadi milik tim tuan rumah. Satu usaha under basket Shane Edwards di area pertahanan San Miguel Alab berbuah dua poin, menutup keunggulan CLS Knights Indonesia pada kuarter ketiga dengan selisih satu angka saja 60-59.

Beberapa kesalahan yang dibuat pemain CLS pada awal kuarter keempat menjadi pemicu kekalahan yang tidak disia-siakan pemain San Miguel Alab untuk unggul kembali 60-67. Saat posisi sudah unggul, Jimmy Alapag menginstruksikan timnya untuk memperlambat tempo permainan dan benar-benar memanfaatkan 24 detik waktu menyerang.

Strategi ini ia terapkan untuk meredam para pemainnya terbawa irama permainan cepat CLS Knights. Pola ini terbukti ampuh membawa kemenangan San Miguel Alab Pilipinas atas CLS Knights Indonesia 80-73. Ini sekaligus menjadi kemenangan ketujuh beruntun Alab di ajang ABL musim ini.

"Saya bangga dengan usaha kerja keras tim saya. Mereka tampil fokus dan konsisten. Sebenarnya saya tidak terlalu mementingkan tujuh kemenangan beruntun ini. Kami hanya selalu fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Beruntung saya memiliki pemain yang sangat baik di lapangan dan di luar lapangan seperti Balkman, Brownlee, dan Bobby Ray Park Jr,” komentar Jimmy Alapag, pelatih San Miguel Alab Pilipinas.

"Kekalahan ini murni tanggung jawab saya karena saya menyetujui adanya perubahan jadwal yang disodorkan ABL. Ini berimbas pada penampilan kami pada laga hari ini. Para pemain saya seperti kehabisan bensin, hanya Keith Jensen yang energinya bagus karena ia absen pada game sebelumnya," ungkap Managing Partner CLS Knights Indonesia, Christopher Tanuwidjaja.

"Saya acungkan jempol kepada lawan. Terutama tiga pemain kunci mereka sangat bagus (Balkman, Brownlee, Bobby Ray Park Jr). Tapi bukan berarti tim saya kalah dengan mereka. Kita tadi terlalu menforsir tembakan tiga angka, bukan bermain menusuk di area pertahanan mereka. Untuk free throw hari ini kita oke 75%, demikian juga dengan field goal 37%, tetapi kalah rebound. Untuk bisa menang dengan tim yang bagus seperti mereka kita harus kompak dari awal sampai dengan akhir," kata Koko dihadapan awak media.

Selanjutnya CLS Knights Indonesia akan kembali bermain di kandangnya, GOR Kertajaya, dengan menjamu Saigon Heat pada 18 Februari.

 


(KRS)