Asian Para Games 2018

Jadwal Wakil Indonesia pada Hari Ketiga Asian Para Games 2018

A. Firdaus    •    08 Oktober 2018 07:43 WIB
asian para games
Jadwal Wakil Indonesia pada Hari Ketiga Asian Para Games 2018
Atlet para-tenis meja Indonesia David Jacobs akan turun pada nomor TT10 tunggal putra. (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

Jakarta: Asian Para Games 2018 telah memasuki hari ketiga. Beberapa cabang olahraga telah memainkan babak final, atau perebutan medali. Salah satu peluang Indonesia merebut emas terjadi di cabang olahraga para balap sepeda.

Ada delapan medali emas yang diperebutkan pada hari pertama pelaksanaan balapan para-balap sepeda. Indonesia menargetkan meraih satu medali emas dari pembalap andalan, Muhammad Fadli.

Selain dari cabor para-balap sepeda, medali untuk kontingen Indonesia juga diharapkan datang dari cabor para-atletik. Pada hari ketiga ini cabor para-atletik akan memperebutkan 33 medali emas. Di mana Indonesia berpeluang meraih tiga medali emas pada cabor ini yang salah satunya datang dari Abdul Hakim.

Peluang meraih emas juga datang dari cabor para-renang. Ada 20 medali emas yang akan diperebutkan pada hari kedua pelaksanaannya. Sejauh ini, Indonesia baru mengumpulkan satu perunggu dari empat medali emas. Jendi Pangabean menjadi salah satu atlet yang diharapkan mampu menyumbang emas untuk tuan rumah pada hari ini.

Cabor para-Tenis meja juga menjadi salah satu ladang emas untuk Indonesia. Sebab ada atlet sarat pengalaman seperti David Jacobs yang akan turun pada nomor TT10 tunggal putra. Pada cabor ini Indonesia menargetkan mampu meraih medali emas. Meski begitu, kontingen Merah Putih akan mendapatkan perlawanan dari Tiongkok.

Selain itu, kontingen Indonesia diharapkan bisa memberi kejutan pada cabor yang tak diunggulkan seperti menembak. Peluang sangat terbuka melalui atlet Hani Puji Hastuti dan Bolo Triyatno.

Sejak dibuka pada Sabtu 6 Oktober, kontingen para games Indonesia telah mengumpulkan satu medali emas, dari cabang bulu tangkis beregu putra. Sementara medali perak dicetak atlet para-angkat berat melalui I Nengah Widiasih, serta satu perunggu dari cabor renang lewat Syuci Indriani.

Ni Nengah Widiasih Bersyukur Raih Medali Perak



(FIR)