Jelang TAFISA Games 2016

Menpora Berharap Devisa dari Penyelenggaraan TAFISA Games 2016

   •    13 September 2016 20:47 WIB
olah raga
Menpora Berharap Devisa dari Penyelenggaraan TAFISA Games 2016
Enggrang, salah satu olahraga rekreasi yang akan dilombakan (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengharapkan Pesta Olahraga Rekreasi Dunia atau TAFISA Games 2016 dapat mendatangkan devisa bagi negara, menyusul momentum promosi budaya dan wisata nasional.

"Pemerintah sangat ingin memfasilitasi penyelenggaraan TAFISA Games ini agar sukses penyelenggaraan, sukses pariwisata, sukses ekonomi kreatif, dan dapat mendatangkan devisa bagi kita," kata Menpora Imam Nahrawi dalam konferensi pers TAFISA Games 2016 di Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Menpora mengatakan pesta olahraga yang menargetkan 4.600 peserta dari 110 negara itu akan menjadi ajang promosi lokasi-lokasi pariwisata dan budaya di Indonesia, selain bertujuan membangkitkan olahraga rekreasi dunia dalam bentuk kompetisi, festival, maupun pameran.

(Baca juga: Tujuh Tim Mancanegara Ikut Tour de Linggarjati 2016)

"Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menganggarkan Rp125 miliar untuk penyelenggaraan TAFISA Games 2016 selain dukungan dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan instansi lain," kata Menpora.

Pesta olahraga rekreasi itu rencananya digelar di kawasan Taman Impian Jaya Ancol Jakarta pada 6-12 Oktober itu. Presiden Joko Widodo, menurut Menpora, yang langsung membuka TAFISA Games pada 8 Oktober mendatang.

"Kita harus melewati proses pengajuan yang ketat sehingga kegiatan yang mempertemukan masyarakat olahraga rekreasi dunia ini akan menjadi momentum bagi kita dan dunia," kata Menpora.

Selain 86 cabang olahraga rekreasi, TAFISA Games ke-6 itu juga akan menampilkan kegiatan pemecahan rekor dunia 2.600 peserta enggrang dan 13 ribu peserta tarian asal Brasil, Zumba.

Sebelumnya, Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Hayono Isman menyebut 47 negara peserta telah memastikan diri untuk terlibat dalam TAFISA 2016 di Indonesia.

"Kami menunggu pendaftar hingga akhir September. Kami berharap target peserta dapat terpenuhi," kata Hayono.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan mempromosikan olahraga poco-poco sebagai olahraga rekreasi dari Kabupaten Sangihe Talaud, Sulawesi Utara. Kemenpora berharap senam poco-poco menjadi senam asli Indonesia yang setara dengan cabang olahraga rekreasi dunia lainnya.(ant)


 
Video: Atlet Paralimpiade Terlantar


(RIZ)

Meningkatkan Kualitas PON

Meningkatkan Kualitas PON

10 hours Ago

?PEKAN Olahraga Nasional (PON) digelar dengan tujuan mencari bibit atlet berbakat. Melalui PON,…

BERITA LAINNYA