Memaksimalkan SKO demi Melahirkan Kevin/Marcus Baru

A. Firdaus    •    27 Maret 2018 23:15 WIB
olahragakemenpora
Memaksimalkan SKO demi Melahirkan Kevin/Marcus Baru
Menpora Imam Nahrawi saat mengunjungi SKO Ragunan. (Foto: medcom.id/Firdaus)

Jakarta: Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo memang lahir dari klub bulu tangkis ternama. Tapi, tak sedikit juga atlet penuh talenta yang bermunculan dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO) di Ragunan.

Salah satu contohnya adalah Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Kedua pemain yang tumbuh dan berkembang di SKO Ragunan ini telah menghiasi skuat tim nasional Indonesia U-19. Bahkan, jasa Egy sudah diamankan oleh salah satu klub Eropa, Lechia Gdansk.


Klik: Tunggal Putri Indonesia Rebut Satu Gelar dari Vietnam


Untuk itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap ada pemanfaatan yang positif dari SKO ini demi melahirkan Kevin/Marcus atau Egy dan Witan lainnya.

"Ke depan memang harus dimaksimalkan SKO ragunan ini dan SKO lainnya di semua Provinsi. Kalau setiap provinsi punya SKO, saya yakin kita bisa menyiapkan lagi Kevin/Marcus yang baru lebih banyak lagi," ujar Menpora saat mengunjungi SKO Ragunan, Selasa (27/3/2018).

"Meskipun sekarang sudah ada PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar), saya kira terobosan ini harus dilakukan sama-sama oleh pemerintah pusat dan daerah," tambahnya.


Klik: Lin Dan Bicara tentang Kelanjutan Karier dan Masa Depan Anak


Pemerintah tak henti-hentinya mendorong dan mendukung pembangunan SKO. Terlebih, sekarang sudah ada tujuh dari target 34 SKO yang bakal tersebar di seluruh Indonesia. Menurut Menpora, peran SKO, klub dan orang tua sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan atlet.

"Saya rasa Kevin/Marcus lahir dari klub yang hebat-hebat. Tapi harus ditambah dengan dukungan SKO,pemerintah dan orang tua," pungkas Imam.

 


(KAU)