Jelang Final Srikandi Cup Seri 3

Surabaya Fever dan Merpati Bali akan Lakoni Final Jilid Ketiga

Krisna Octavianus    •    24 Maret 2018 06:03 WIB
basket putri
Surabaya Fever dan Merpati Bali akan Lakoni Final Jilid Ketiga
Natasha Debby Christaline, bintang kemenangan tim Fever atas Tenaga Baru Pontianak dengan raihan 26 poin, 7 rebound, 3 assist dan 4 steal. (Foto: ist)

Jakarta: Surabaya Fever dan Merpati Bali akan saling berhadapan di final jilid ketiga di ajang Srikandi Cup. Kepastian ini terjadi setelah Surabaya Fever menaklukan lawannya Tenaga Baru Pontianak 98-58, pada laga semifinal Srikandi Seri 3 yang berlangsung Jumat 23 Maret sore WIB di GOR Lokasari Jakarta.

Sejak wasit melakukan jump ball tanda permainan dimulai, permainan Surabaya Fever begitu sulit untuk dibendung oleh Tenaga Baru. Dua kuarter awal pun bak santapan empuk buat Fever yang dilatih oleh pelatih kawakan Wellyanto Pribadi, untuk mendulang poin sebanyak-banyaknya. Saat half-time, Fever unggul dengan skor yang cukup jauh 50-24.

Kunci kemenangan Fever hari ini terletak dari permainan serangan cepat yang kerap dilakukan Henny Sutjiono dan rekan-rekannya. Hingga babak pertama saja, mereka mampu meraih total 18 poin lewat fastbreak. 

Natasha Christaline Debby menjadi top skorer untuk timnya pada dua kuarter awal. Pemain  yang musim lalu masih berbaju Sahabat Semarang itu dapat mencetak sembilan poin, empat rebound, dan tiga steal. Dari kubu Tenaga Baru, Delaya Maria menjadi mesin pencetak angka untuk timnya. Bermain selama 20 menit penuh Delaya mampu menyumbangkan sembilan poin, tiga rebound dan masing-masing satu assist, block, dan steal.

Debby kembali menjadi pemain yang bersinar pada dua kuarter selanjutnya. 17 poin tambahan lagi berhasil dikemasnya dalam 20 menit berikutnya (total 26 angka). Ia juga mampu mencetak empat kali tembakan tiga angka. Dua pemain pilar Fever lainnya juga ikut andil memberi kemenangan pada pertandingan hari ini. Keduanya adalah Sumiati dan Gabriel Sophia. Masing-masing menorehkan 16 dan 14 poin.

Kalah fisik, menyebabkan Tenaga Baru hanya mampu menambah 34 poin saja, sedangkan Fever yang memang lebih superior pada pertandingan semifinal ini, menutup kemenangan dengan mencetak 48 angka tambahan.

"Dibilang kami melepas game ini tidak juga. Lawan memang di atas kami dan sangat merata baik skill dan fisik. Kami tadi kecolongan fastbreak karena kami memang kalah fisik juga. Tetapi sejauh seri ini, Tenaga Baru bermain semakin kompak secara team work. Target kami besok adalah mengalahkan Sahabat Semarang untuk perebutan peringkat ketiga. Tim itu juga harus diwaspadai karena kemajuannya begitu pesat," ucap Irma Amelya, pelatih Tenaga Baru.

"Anak-anak sejauh ini sudah bermain bagus. Tetapi masih ada kesalahan teknis kecil. Beberapa pemain juga semakin baik dan konsisten seperti Clarita dan Sumi. Final besok (hari ini-red) lawan Merpati Bali kita harus siap dari menit awal. Mereka kerap memainkan full court press, harusnya dengan level pemain kami saat ini, kami bisa melewatinya, asalkan kami tidak boleh sedikitpun meremehkan lawan," komentar Wellyanto Pribadi.

Di final, fever sudah ditunggu oleh Merpati Bali. Untuk ajang Srikandi Cup yang ada final setiap serinya, ini adalah final jilid ketiga antara Fever vs Merpati Bali.

 


(KRS)