Jelang Asian Games 2018

Pemerintah Optimistis Renovasi Venue Asian Games Rampung Desember 2017

Alfa Mandalika    •    04 Oktober 2017 15:55 WIB
asian games 2018
Pemerintah Optimistis Renovasi Venue Asian Games Rampung Desember 2017
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) didampingi Ketua INASGOC Erick Thohir (kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (ketiga kiri) dan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto (kedua kanan) serta sejumlah jajaran meninjau proyek renovasi Stadion Utama Gelora Bung Kar

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimis pekerjaan renovasi sejumlah venue olahraga dan penataan kawasan di Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta selesai pada akhir 2017.

"Saya optimis selesai akhir tahun ini. Kemarin (3/10), kami sudah meninjau dan cek bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangannya di Jakarta dikutip Antara, Rabu (4/10/2017).

Basuki mengaku, pihaknya sudah meninjau lapangan baseball dan softball, lapangan panahan, Istana Olahraga (Istora), lapangan hoki dan sepak bola ABC, Stadion Utama GBK dan Stadion Renang (Aquatic Center). Dijelaskannya, sebenarnya Kementerian PUPR sendiri menargetkan penyelesaian venue olahraga GBK dan penataan kawasan GBK akan selesai bertahap hingga rampung seluruhnya akhir tahun 2017 ini. 

"Pada Oktober akan rampung dan Stadion Renang (Aquatic). November, akan selesai renovasi Istana Olahraga (Istora) dan Desember 2017, akan diselesaikan yakni Stadion Utama GBK, Training Facility, Stadion Tenis Indoor dan Outdoor, Stadion Madya, Softball, Gedung Basket dan Lapangan Baseball. Sedangkan untuk Lapangan Hoki dan Sepakbola ABC sudah selesai," kata Basuki.

Venue olahraga tersebut juga siap digunakan untuk uji coba kejuaraan (test event) Asian Games 2018 yang akan digelar pada 10-18 Februari 2018. Pada kesempatan itu akan digelar kejuaraan 10 cabang olahraga yang terdiri dari cabang panahan, atletik, bulu tangkis, basket, tinju, sepak bola, pencak silat, taekwondo, voli, dan angkat besi.

Baca: Atlet Loncat Indah Malaysia Gagal Tes Doping


Sementara itu, terkait kualitas pekerjaan, Menteri Basuki saat berada di Stadion Renang (Aquatic Center) sempat menguji kekuatan kursi penonton dengan menaiki dan menggoyangnya. Hal itu dilakukannya demi memastikan kualitas dari kinerja meskipun pengerjaannya harus dipercepat penyelesaiannya dari target yang ada. 

Saat ini progres pekerjaan Stadion Renang (Aquatic) sudah mencapai 94,79 persen. "Renovasi venue olahraga ini menghabiskan biaya yang tidak sedikit sehingga kualitasnya harus dicek. Apabila ada satu saja yang jelek, maka bisa dianggap nanti jelek semua kualitasnya. Saya minta pengecekan secara detail, bukan pengujian secara acak," tegasnya.

Menteri Basuki menjelaskan bahwa renovasi yang dilakukan akan membuat venue menjadi lebih baik, misalnya stadion renang yang dibangun dengan konsep tertutup sebagian dan ada bagian yang dibiarkan terbuka. Upaya itu bertujuan dapat mencegah terjadinya karat akibat penguapan klorin dari kolam renang.

Baca: Marquez Yakin Honda akan Sukses Bersama Renault 


"Semuanya (venue olahraga) akan disertifikasi oleh masing-masing federasi cabang olahraga, termasuk kolam renang akan disertifikasi mulai dari kualitas bangunan, kolam renangnya hingga teknologi pendukungnya seperti alat penghitung untuk start dan finish dalam perlombaan," ujar Menteri Basuki.

Untuk renovasi venue yang telah selesai yaitu, lapangan Hoki Gelora Bung Karno juga telah memperoleh Sertifikat dari International Hockey Federation (FIH) pada 17 Mei 2017 karena dinilai memenuhi persyaratan penyelenggaraan olahraga internasional yang disyaratkan oleh organisasi induk cabang olahraga.

Renovasi 15 venue olahraga yang dilakukan Kementerian PUPR terbagi menjadi tujuh paket pekerjaan konstruksi dengan total nilai kontrak sebesar Rp1,77 triliun. Selain di Komplek GBK, Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan arena menembak dan danau dayung di Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang, rehabilitasi 17 venue di Jawa Barat, dan membangun venue Jetski dan Dayung di Ancol Jakarta.(Ant)

Video: Dorna akan Gunakan Kamera 360 Derajat di MotoGP


(ASM)