Tour de Singkarak 2018

Kelok 44 Diselimuti Kabut dan Hujan Deras, Pembalap Thailand Menangi Etape 4

Kautsar Halim    •    07 November 2018 22:03 WIB
balap sepedatour de singkarak
Kelok 44 Diselimuti Kabut dan Hujan Deras, Pembalap Thailand Menangi Etape 4
Pembalap Thailand Thankhan Chaiyasombat memenangi persaingan sengit dengan Adne van Engelen di etape 4 Tour de Singkarak 2018 (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Agam: Pembalap sepeda Thailand, Thankhan Chaiyasombat, tampil menawan pada etape 4 Tour de Singkarak 2018, Rabu 7 November. Dia berhasil finis terdepan usai menaklukkan tanjakan Kelok 44 di bawah guyuran hujan.

Chaiyasombat jadi yang tercepat dengan catatan waktu 3 jam 52 menit dan 6 detik. Di belakangnya, ada pembalap Belanda, Adne van Engelen yang tergabung dengan tim Bike Aid. Catatan waktunya terhitung sama dengan sang juara, namun ban sepedanya lebih lambat menyentuh garis finis.

Duel sengit memang terjadi antara Van Engelen dengan Chaiyasombat di rute terakhir etape 4. Keduanya sama-sama gigih ketika menanjak dan terlihat finis bersamaan. Kendati demikian, Chaiyasombat tetap lebih baik.
 

Baca: AFF Futsal: Bungkam Vietnam, Thailand Jumpa Indonesia di Semifinal


Berselang 33 detik kemudian, giliran Sanghong Park yang sukses menyelesaikan lomba. Pembalap Korea Selatan dari tim  LX Cycling tersebut berhak naik ke podium juara 3 karena finis dengan catatan waktu 3 jam 52 menit dan 39 detik. 

Titel pembalap Indonesia tercepat pada etape 4 disabet oleh Abdul Soleh dari tim KFC. Dia finis dengan catatan waktu 3 jam 52 menit 44 detik atau berselisih 38 detik dengan Chaiyasombat. Pada klasemen keseluruhan, Abdul finis di urutan kelima.


(Seremoni penyerahan hadiah etape 4 Tour de Singkarak. Foto: Medcom.id/Kautsar Halim)

Etape 4 dilalui dengan susah payah oleh 95 pembalap yang masih bertahan dengan rute ekstrem dan cuaca yang tidak menentu. Selain itu, jarak tempuhnya yang mencapai 144 kilometer juga menjadi tantangan tersendiri. Satu peserta terpaksa gagal finis saat melakoni etape 4.

Teriknya matahari Kota Padang sudah menyorot seluruh pembalap saat memulai start di Pantai Cimpago sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah itu, mereka langsung dihadapkan dengan tiga titik sprint, yakni Lubuk Agung (25,5 km), Sungai Limau (62 km) dan Lubuk Basung (107,9 km).
 

Baca juga: Lolos, Ahsan/Hendra Tantang Unggulan Jepang di Babak 16 Besar


Selesai beradu sprint, seluruh pembalap ditantang menaklukkan tanjakan legendaris di wilayah Ambun Pagi yang dijuluki orang sekitar dengan Kelok 44. Disebut Kelok 44 karena memang terdapat 44 buah tikungan ekstrem yang dilewati sambil menanjak. Jika ditarik garis lurus hingga garis start, tinggi tanjakan itu mencapai 1.140 kilometer.

Balapan etape 4 ini sejatinya akan dihiasi dengan indahnya pemandangan Danau Maninjau ketika tiba diKelok 44. Namun, hujan deras turun malah turun hingga menciptakan kabut yang membuat jarak pandang terganggu. Situasi ini berlangsung hingga semua pembalap menyelesaikan lomba.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Masyarakat Antusias Sambut Piala AFF 2018



(ACF)