Asian Para Games 2018

Perjuangan Kaum Disabilitas Garut untuk Menikmati Asian Para Games 2018

Kautsar Halim    •    14 Oktober 2018 00:21 WIB
Asian Para Games
Perjuangan Kaum Disabilitas Garut untuk Menikmati Asian Para Games 2018
Salah satu penyandang disabilitas Arjuna Pasundan menikmati acara penutupan Asian Para Games 2018 (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Jakarta: Perhelatan upacara penutupan Asian Para Games 2018 dinikmati juga oleh banyak kaum disabilitas. Salah satunya Arjuna Pasundan yang rela datang dari Garut, Jawa Barat.

Arjuna hadir di Stadion Madya GBK yang menjadi lokasi upacara penutupan sebagai tamu undangan Kementerian Sosial (Kemensos). Meski tidak mengeluarkan biaya untuk tiket masuk, dia tetap berjuang untuk sampai ke Jakarta.

"Saya keluar biaya sendiri dari Garut ke Jakarta. Kemudian, saya juga mencari-cari organisasi disabilitas untuk mendapat tiket. Akhirnya, ada organisasi di Bekasi yang bisa menampung saya dan memberikan tiket pembukaan dan penutupan," kata Arjuna kesehariannya sebagai pebisnis online.

Baca: Komodo Raksasa Muncul Lagi di Upacara Penutupan Asian Para Games 2018

Ketika menghadiri upacara pembukaan dan penutupan Asian Para Games 2018, Arjuna merasa setara dengan masyarakat lain yang kondisi fisiknya normal. Tapi, lain halnya ketika ia berada di kehidupan nyata, khususnya ketika menggunakan transportasi publik.

"Upacara pembukaan luar biasa banget. Penutupannya juga lebih bagus. Benar-benar puas menikmati meskipun saya saya menggunakan kursi roda dan susah dapat tiket," tutur Arjuna yang berusia 32 tahun.

"Namun, saat saya menggunakan transportasi umum di Jakarta, khususnya kereta, terasa belum terlalu ramah juga dengan kaum disabilitas. Kalau dipersentase, realisasi kesetaraan hak untuk disabilitas ini baru 40 persen," tambahnya.

Baca: Warga Antusias Menyaksikan Penutupan Asian Para Games 2018 

Arjuna berharap agar kesetaraan dengan kaum disabilitas bisa ditingkatkan lagi untuk masa mendatang. Kemudian, para atlet disabilitas Indonesianya pun bisa berprestasi lebih baik.

"Mungkin lebih disosialisasikan lagi bahwa disabilitas itu sama dengan orang normal pada umumnya. Mungkin dengan adanya Asian Para Games, mata masyarakat makin terbuka bahwa kaum disabilitas juga bisa mengharumkan bangsa," pungkas Arjuna.


Video: Mengunjungi Dining Hall Para Village

 


(PAT)