Indonesia Menjaga Harapan

Dendi Suharyana    •    07 Februari 2019 09:05 WIB
tenis
Indonesia Menjaga Harapan
Aldila Sutjiadi. (Foto: Ist)

Indonesia menelan kekalahan dari Korea Selatan pada laga pertama Pool B Piala Fed. Selanjutnya, tim Merah Putih menghadapi Pasifik Oseania dan masih berpeluang lolos.

Astana: Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan dalam laga pertama Pool B Piala Fed Grup I Zona Asia Oseania di Astana, Kazakhstan, Rabu 6 Februari 2019. Tim tenis putri Merah Putih itu kalah dari regu Negeri Ginseng, 0-3.

Pada sektor tunggal, Aldila Sutjiadi kandas di tangan Jang Su Jeong 3-6 2-6 dan Beatrice Gumulya kalah dari Han Na Lae 6-7(4) 4-6. Sementara di nomor ganda, pasangan Deria Nur Haliza/Jessy Rompies pun takluk dari duet Kim Na Ri/Jeong Sunam 5-7 2-6.

“Anak-anak sudah tampil maksimal namun lawan memang lebih kuat. Kendati kalah, lawan tidak memperoleh kemenangan dengan mudah karena skor dalam tiap game berlangsung ketat,” tutur kapten tim, Deddy Tedjamukti.

Kekalahan ini membuat Beatrice Gumulya dan kawan kawan harus memenangi pertandingan kedua meladeni sesama tim promosi, Pasifik Oseania, Kamis 7 Februari. Seperti Indonesia, Pasifik Oseania juga menelan kekalahan pada laga pembuka dari tim favorit juara, Tiongkok 0-3.

Baca: Cara Marquez Atasi Nyeri Bahu dan Jadi yang Tercepat di Sepang

“Harus menang, dan saya sangat optimistis bisa mengalahkan Pasifik Oseania dengan memenangi dua partai tunggal meskipun lawan memiliki satu petenis dengan peringkat lebih tinggi daripada Beatrice dan Aldila,” ucap Deddy.

Kemenangan atas Pasifik Oseania akan memelihara peluang Indonesia untuk tetap bertahan di Piala Fed Grup I Zona Asia Oseania tahun depan. Namun dengan syarat mampu memenangi laga relegation play-off dengan peringkat ketiga Pool A yang kemungkinan ditempati oleh Thailand atau India.

Merujuk sejarah Piala Fed, Indonesia belum terkalahkan dalam tiga kali pertemuan dengan Pasifik Oseania, yakni 2011, 2015 dan 2016. Namun saat ini, tim gabungan dari beberapa negara di kawasan Pasifik itu memiliki Abigail Tere-Apisah yang bercokol di peringkat tunggal ke-342 dunia.

Video: Terima Kasih Butet! (2)


(ASM)