Ketika Kalla Jadi Atlet Angkat Besi

Dheri Agriesta    •    17 November 2017 16:43 WIB
angkat besi
Ketika Kalla Jadi Atlet Angkat Besi
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: MTVN/Dheri

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Atlet Angkat Besi Indonesia. Selain berbincang dengan atlet, Kalla juga mencoba mengangkat beban yang diangkat para atlet.
 
Kalla berbincang dengan atlet seperti Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni. Tim pelatih menjelaskan, Sri Wahyuni bisa mengangkat beban hingga 150 kilogram. Kalla terkejut, karena postur Sri Wahyuni tak besar. Kalla pun menanyakan berat badan Sri.

Baca: Evaluasi Tim Angkat Besi Indonesia di SEA Games 2017

"Cuma 50 kilogram?" kata Kalla di Pelatnas Atlet Angkat Besi Mako Lanmar, Jalan Kwini II, Jakarta Pusat, Jumat, 17 November 2017.
 
Kalla meminta para atlet berlatih serius menghadapi Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020. Kalla meminta Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) tak khawatir dengan dana.
 
"Kalau Pak Roesan (Ketua Umum PABBSI Rosan Perkasa) tidak bisa selesaikan, biar saya selesaikan. Kalau soal logistik tidak ada masalah, Insya Allah bisa diselesaikan," kata Kalla.
 
Usai peninjauan, Kalla diminta berfoto bersama para atlet dan tim pelatih. Saat berfoto, Kalla mencoba mengangkat beban dengan berat 45 kilogram.
 
Kalla terlihat mengangkat beban sembari tersenyum. Ia dibantu dua orang atlet yang mengangkat kedua ujung beban. "Bisa patah kita punya (pinggang) itu," kata Kalla.
 
Kalla berharap, pemindahan lokasi pelatnas di dalam lingkungan Mako Lanmar memberikan efek positif kepada atlet. "Mereka bisa melihat disiplin Marinir. Dan, di sini aman tidak bebas keluar masuk," jelas Kalla.




(FZN)