Dua Atlet MMA Indonesia Siap Unjuk Gigi

Rendy Renuki H    •    09 Mei 2018 23:07 WIB
olahraga
Dua Atlet MMA Indonesia Siap Unjuk Gigi
Stefer Rahardian (Ist)

Jakarta: Dua atlet seni bela diri campuran (MMA) Stefer Rahardian dan Priscilla Hertati siap unjuk gigi di atas ring One Championship Grit & Glory, Sabtu 12 Mei. Keduanya akan mewakili Indonesia bertarung di kejuaraan berskala internasional tersebut yang akan digelar di Jakarta Convention Center.

Stefer akan menantang petarung asal India, Himanshu Kaushik di kelas terbang. Persiapan matang pun telah dilakukan selama dua bulan terakhir demi merebut sembilan kemenangan beruntun.

"Buat saya, memperpanjang rekor ini (delapan kemenangan beruntun saat ini) sangat berarti buat saya.. Jadi saya harus benar-bisa merebut kemenangan ini," ujar Stefer saat latihan bebas di Jakarta MMA, Rabu (9/5).

Klik: Warriors Tantang Rockets di Final Wilayah Barat


"Persiapan saya latihan di Bali MMA dan Jakarta MMA, tapi sekitar dua bulan saya di Bali MMA. Di sana saya dilatih pelatih-pelatih kelas dunia. Ada Don Carlo Clauss, Anthony Leon, Joao Paulo, sama pelatih striking dari Selandia Baru," sambungnya.

Namun, Stefer masih enggan mengumbar persiapan terlalu banyak saat ini. Agar calon lawannya tak banyak mengetahui strategi apa yang akan digunakan Stefer untuk merebut kemenangan kesembilannya.

"Strategi kita lihat saja 12 Mei nanti. Tapi yang jelas lawan saya striking-nya bagus. Jadi saya tidak boleh anggap remeh, tetap harus waspada, fokus, menjalankan game plan yang sudah diterapkan pelatih selama masa training camp," kata petarung yang sempat menjadi office boy itu.

Sementara, senada dengan Stefer, petarung wanita Indonesia, Priscilla Hertati juga mengusung kemenangan. Ia optimistis bisa mengatasi lawannya, Rome Trinidad asal Filipina.

"Kita sudah mempersiapkan semua dengan matang, baik serangan di atas maupun di bawah. Karakter lawan sama dengan saya kemampuannya, sama-sama main di streching. Nanti kita bermain cantik aja lah, siapa yang lebih cepat dia yang akan menang," ujarnya.

"Untuk menang tentu kita optimis. Buat apa kita latihan kalau enggak optimis. Kita tetap tidak boleh meremehkan lawan, meskipun lawan baru dua kali main di ajang ini. Intinya dia mempersiapkan diri, saya juga mempersiapkan diri," tutupnya.

 


(REN)