Jelang Asian Games 2018

Ini Alasan 14 Pekerja Asing Garap Trek Velodrome

Krisna Octavianus    •    05 April 2018 13:34 WIB
asian games 2018
Ini Alasan 14 Pekerja Asing Garap Trek Velodrome
Velodrome Rawamangun. (Foto: medcom.id/Krisna Octavianus)

Jakarta: Ada pemandangan menarik ketika berkunjung ke Velodrome Rawamangun. 14 pekerja asing dari Jerman terlihat sedang mengerjakan trek sepeda.

Renovasi Velodrome Rawamangun sebenarnya dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Akan tetapi, PT Jakpro hanya mengerjakan bagian gedung dan eksterior. Untuk urusan trek diberikan kepada ahlinya.

CEO PT Jakpro, Satya Hergandhi mengaku, Indonesia tidak memiliki pengalaman untuk mengerjakan trek balap sepeda dalam ruangan. Oleh karena itu, mereka mendatangkan ahli dari Jerman yang sudah biasa mengerjakan trek balap sepeda dalam ruangan dan kayu yang dipilih adalah Siberian Siprus, sesuai standar Federasi Sepeda Dunia (UCI).

Baca: Material Impor dari Jerman Hambat Penyelesaian Equesterian Park


"Pekerja asing hanya untuk treknya saja. Pertama, trek ini kita kita belum punya pengalaman. Kedua, itu harus mendapatkan sertifikasi," ujar Satya saat kunnjungan ke venue Velodrome.

"Sertifikasi dari UCI (Federasi Sepeda Dunia) sulit didapatkan, makanya mau tidak mau kita menggunakan kayu sesuai standar UCI," lanjutnya.

Baca: Pelatnas Tim Panahan Bakal Pindah dari Komplek GBK


Satya mengaku takjub dengan cara kerja para bule ini untuk menyelesaikan trek. Dia menilai, para pekerja asing ini memiliki presisi yang baik dan juga cepat, sehingga akhir April akan beres.

"Estimasi pemasangan trek, dengan kecepatan yang mereka punya, April ini selesai. Ini baru lima hari. Mereka bekerja dengan akurasi yang sangat tinggi, kita juga kagum mereka punya kecepatan, akurasi, dan presisinya bagus sekali," pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Renovasi Velodrome akan Selesai Mei


(ASM)