Jelang Asian Para Games 2018

Ratusan Volunteer Mendapat Latihan Khusus Jelang Asian Para Games 2018

Kautsar Halim    •    12 September 2018 23:49 WIB
asian para games
Ratusan Volunteer Mendapat Latihan Khusus Jelang Asian Para Games 2018
Para pengisi acara Training of Trainer Volunteers Asian Para Games 2018 (Foto: Medcom.id/Kautsar Halim)

Jakarta: Ratusan volunteer atau relawan mendapat pelatihan khusus untuk menyukseskan event Asian Para Games 2018. Penyelenggaraannya berlangsung meriah di Swissbell Hotel Mangga Besar, Jakarta Pusat, selama tiga hari (10-13 September).

Acara pelatihan diberi tajuk Training of Trainer Volunteers Atlet Penyandang Disabilitas Asian Para Games 2018. Di dalamnya terdapat beberapa kegiatan yang bertujuan untuk memberi pehaman tentang perspektif disabilitas, termasuk identifikasi hambatan, etika berinteraksi, serta pemahaman dasar akses bagi penyandang disabilitas.

Memasuki hari kedua, Rabu 12 September malam WIB, seluruh peserta pelatihan yang tepatnya berjumlah 330 orang dikumpulkan di ballroom hotel. Kegiatan mereka kali ini adalah mendengarkan masukan dan berinteraksi langsung dengan pemangku kepentingan yang hadir. 

Baca: Pebulu Tangkis Putri Jepang Ini ternyata Fan Berat Taufik Hidayat

Terselenggaranya event pelatihan tak lepas dari sinergi Kementerian Sosial, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas serta Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Selain itu, tentu saja INAPGOC selaku panitia pelaksana Asian Para Games 2018.

Sekjen Kemensos, Hartono Laras, menjelaskan bahwa Asian Para Games 2018 penting bagi citra Indonesia. Selain kontingen atlet Tanah Air diharapkan mampu berprestasi, Ia juga ingin semua relawan bisa menjalani tugas dengan baik terhadap kontingen dari seluruh negara peserta lainnya.

"Event ini penting bagi kita semua. Saya berharap para pendamping (volunteer) bisa melayani para atlet dengan optimal. Yang paling utama, kalian harus bisa menjalankan tugas dengan senyum, ramah dan ikhlas," ujar Hartono ketika mendapat kesempatan bicara di podium.

Tidak jauh berbeda dengan Hartono, Sylviana Murni sebagai Wakil Ketua INAPGOC juga memaparkan pentingnya kesuksesan Asian Para Games 2018 untuk Indonesia. Namun, dia menekankan agar para volunteer tidak hanya melayani atlet ketika bakal bertanding saja.

Kalau atlet sudah selesai bertanding. Dekati mereka dan ajak jalan-jalan ke berbagai fasilitas di Wisma Atlet. Misalnya ke perpustakaan, museum atau tempat menarik lainnya," kata Sylviana.

Asian Para Games 2018 akan berlangsung di Jakarta selama sembilan hari (8 Oktober hingga 16 Oktober). Multi event empat tahunan khusus penyandang disabilitas ini akan memainkan 18 cabang olahraga dan diikuti oleh 43 negara dari seluruh penjuru Asia.




(KAU)