Babak Final Four Putri Proliga 2018

Tatap Final Four, Elektrik PLN Datangkan Asisten Pelatih Asing

Daviq Umar Al Faruq    •    29 Maret 2018 14:11 WIB
proliga
Tatap Final Four, Elektrik PLN Datangkan Asisten Pelatih Asing
Tim Jakarta Elektrik PLN berselebrasi usai mengalahkan tim Jakarta BNI Taplus saat pertandingan Proliga 2018 Putaran II di GOR Purna Krida, Bali, Sabtu (3/3). Tim bola voli putri Jakarta Elektrik PLN berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 3-1

Malang: Manajer tim putri Jakarta Elektrik PLN, Yulia Ismaganti mengaku timnya menargetkan kemenangan menghadapi Bank BJB Pakuan pada babak final four putaran pertama Proliga 2018. Demi kemenangan, Elektrik PLN mendatangkan pelatih asing, Tian Mei.

Dia adalah pelatih yang membawa Elektrik PLN menjuarai Proliga tiga musim berturut-turut yakni 2015, 2016, dan 2017. Nantinya, Tian Mei akan berperan sebagai asisten pelatih.

"Kita akan usahakan Tien Mei datang di Malang," katanya saat menghadiri konferensi pers di Malang, Rabu 28 Maret 2018.

Yulia mengungkapkan pihaknya menyadari bila tim asuhan pelatih asal China, Hu Xiao Dong ini secara materi kalah dari Bank BJB. Sebab, sebagian besar pemain Bank BJB dalah mantan pemain PLN dalam tiga musim terakhir, mulai dari Aprilia Manganang, Wilda SN Sugandi, Yolana Betha, Dian Wijayanti.

"Kita sadar, secara materi kita memang kalah dari Bank BJB. Tapi kita tetap berusaha bisa tampil maksimal menghadapi BJB," tegasnya.

Sementara itu, Manajer Bank BJB, Ayi Subarna mengungkapkan timnya bakal tetap waspada meskipun unggul dari sisi materi pemainnya dibanding Elektrik PLN. Dia menambahkan, keunggulan dua kemenangan di babak penyisihan sebelumnya pun tidak dapat dijadikan ukuran bagi Bank BJB.

"Keunggulan dua laga di babak penyisihan memang menjadi modal bagi kami. Tapi itu tidak jaminan, karena di final four apapun bisa terjadi," ujarnya.

Diakuinya, tim asuhan Octavian ini tetap optimis mampu mengatasi Elektrik PLN. Pada pertemuan terakhir pada seri kedua putaran kedua di Palembang beberapa waktu lalu, Aprilia Manganang dan kawan-kawan sempat kecolongan satu set meski akhirnya menang 3-1. 

"Waktu itu anak-anak terlalu percaya diri sehingga set pertama itu kita kalah," tambah Upay, sapaan akrabnya.

Sebagai informasi, empat tim putri bersaing adalah Jakarta Elektrik PLN, Bandung Bank BJB Pakuan, Jakarta PGN Popsivo Polwan, dan Jakarta Pertamina Energi.

Pada klasemen akhir babak penyisihan, Bank BJB berada di peringkat kedua. Sedangkan Elektrik PLN menempati posisi ketiga. Di posisi pertama ditempati Pertamina Energi. PGN Popsivo Polwan di peringkat keempat.

 


(KRS)