Pembalap Prancis: Supermoto di Indonesia Kian Berkembang

Daviq Umar Al Faruq    •    12 Desember 2018 14:34 WIB
olahraga
Pembalap Prancis: Supermoto di Indonesia Kian Berkembang
Trial Game Asphalt 2018. (Foto: @trialgameid)

Malang: Pembalap supermoto asal Prancis, Germain Vincenot menilai dunia balap supermoto di Indonesia semakin kompetitif dan berkembang pesat. Germain rencananya bakal berlaga di seri puncak Trial Game Asphalt 2018 di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang, 15 Desember 2018. 

“Ketika saya pertama kali datang ke sini dua tahun lalu, saya sudah merasakan besarnya potensi dan motivasi Indonesia di supermoto. Sekarang saya merasakannya lagi saat ini, dan itu sudah jauh berkembang dibanding sebelumnya,” kata juara supermoto 250cc Prancis pada 2016 dan 2017 ini.

Sejumlah pembalap asal Eropa bakal meramaikan seri akhir Trial Game Asphalt 2018. Selain Germain, juga terdapat Lewish Cornish (Inggris) dan Jan Deitenbach (Jerman) yang didatangkan ke Indonesia oleh 76RIDER untuk berlaga di kelas FFA 450 Internasional. 

Pria kelahiran Vincennes, Prancis ini mengaku sangat bergairah untuk tampil di Trial Game Asphalt 2018. Pasalnya, animo penggemar supermoto Indonesia sungguh luar biasa serta kualitas pembalap Indonesia yang kian bagus.

Baca: Apologi Hendra/Ahsan Usai Dikalahkan Wakil Jepang


“Saya pikir ini tepat (berlaga di Trial Game Asphalt, Malang) untuk melanjutkan hubungan dengan supermoto di Indonesia yang semakin berkembang dengan baik,” tutur Germain.

Rider yang memulai debutnya di dunia balap pada usia 12 tahun ini berharap kehadirannya dan pembalap Eropa lainnya di Malang akan memberikan nilai lebih bagi penggemar supermoto di Indonesia. Di sisi lain, dia menilai kans pembalap Indonesia sebagai tuan rumah untuk meraih gelar juara tetap besar.

“Saya cukup optimis meski saya tahu ini tidak akan mudah. Saya akan berkompetisi melawan pembalap top Indonesia di sirkuit yang saya belum pernah coba,” pungkasnya.

Sebagai informasi, belum ada satupun gelar juara terkunci untuk kelas-kelas yang dipertandingkan sampai dengan putaran ke-4 di Sirkuit Boyolali. Tahta juara masih sengit diperebutkan masing-masing kelas, mulai dari kelas FFA 250, kelas Trail 175 open serta kelas trail 250.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Jelang BWF World Tour Finals 2018


(ASM)