Imbas Kasus Perselingkuhan, SK PNS Deni Ditangguhkan Kemenpora

Kautsar Halim    •    01 Februari 2018 00:11 WIB
kemenporaasian games 2018
Imbas Kasus Perselingkuhan, SK PNS Deni Ditangguhkan Kemenpora
Deni berpose usai meraih medali emas pada SEA Games 2017 di Malaysia (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta: Atlet angkat besi Indonesia, Deni, memiliki masalah perselingkuhan dengan istrinya. Hal tersebut langsung ditindak tegas oleh pihak Kemenpora dengan menangguhkan pemberian bonus berupa pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Gatot S. Dewabroto selaku Sesmenpora menjelaskan bahwa atlet nasional adalah contoh baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, sang atlet juga harus memiliki etika yang baik selain mengejar prestasi yang menawan.

"Setinggi apapun prestasi atlet, yang nomor satu adalah etika, karakter dan kepribadiannya. Sebab, atlet itu adalah role model bagi masyarakat," ujar Gatot dalam jumpa pers di Kemenpora, Rabu (31/1/2017).
 

Baca: Akibat Selingkuh, Atlet Ini Kirim Surat ke Menpora


Deni yang tampil di kelas 69 kg sempat menyumbang emas di ajang SEA Games 2017 Malaysia. Pencapaian itu membuatnya berhak mendapat bonus dari Kemenpora yang berupa pengangkatan menjadi PNS.

Namun, kabar miring tentang Deni tersebar luas dalam beberapa waktu belakangan ini. Ia disebutkan telah menyelingkuhi istrinya dan menghamili gadis yang masih duduk di bangku SMK lewat hubungan gelap.

Sikap nakal Deni tentu terdengar oleh Kemenpora yang selalu memantau progres para atlet berprestasi. Terlebih lagi, Deni juga salah satu atlet andalan untuk Asian Games 2018. Oleh karena itu, bonus untuk Deni terpaksa ditangguhkan.
 

Baca juga: Rencana Siman Usai Diangkat sebagai PNS


"Deni termasuk dalam 137 nama yang masuk dalam daftar kami untuk diangkat sebagai CPNS yang Surat Keterangannya bakal turun pada 1 Mei mendatang. Tapi dengan adanya kabar tersebut, pengangkatan Deni terpaksa ditangguhkan hingga periode selanjutnya atau tahun depan," jelas Gatot.

"Ini adalah bentuk konsistensi kami untuk membentuk atlet. Tapi, kami tetap mempertimbangkan peluang Deni di ajang Asian Games nanti. Jadi, hanya bonusnya saja yang ditangguhkan dan Deni boleh menjalani pelatnas sambil menyelesaikan proses perceraian," tambah Gatot.

Vonis dari Kemenpora dikabarkan setelah Gatot menerima surat permintaan maaf secara resmi dari Deni. Salah satu paragraf dalam surat itu menyebutkan bahwa Deni mengaku khilaf dengan hubungan gelap yang telah terjalin.

Tidak ingin ketinggalan update seputar perkembangan terbaru seputar berita sepak bola dan olahraga? Follow akun instagram medcom_olahraga

Video: ?Duel Ketat di 8 Besar Piala Presiden 2018



(ACF)