Kemenpora Minta KONI DKI Memperhatikan Kesejahteraan Atlet

Alfa Mandalika    •    20 Juni 2017 10:35 WIB
olahragakemenpora
Kemenpora Minta KONI DKI Memperhatikan Kesejahteraan Atlet
Gatot S Dewa Broto. (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta KONI DKI Jakarta memerhatikan kesejahteraan atlet yang telah membela nama bangsa di kancah internasional termasuk dalam hal pembinaan daripada memelihara konflik kepentingan yang tidak perlu.
    
"Jakarta adalah barometer olahraga di Indonesia dan gudangnya atlet andalan. Seharusnya memberikan contoh yang baik untuk daerah lain. Jangan sampai hanya ada satu atau dua orang atau sekelompok orang membuat kisruh olahraga menghambat prestasi atlet," kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin.

Pernyataan orang nomor dua di Kemenpora itu disampaikan setelah melakukan audiensi dengan ketua KONI DKI Jakarta berdasarkan hasil Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) di Hotel Whizz Jakarta Utara, 29 April lalu yaitu Dody Rahmadi Amar.
    

Baca: Indonesia Krisis Pembinaan


Menurut dia, DKI Jakarta selain menjadi barometer juga harus berperan aktif dalam pembinaan atlet di Indonesia. Pembinaan sendiri harus dilakukan secara berjenjang sehingga kedepannya benar-benar siap untuk menghadapi beberapa kejuaraan internasional baik level Asia maupun dunia seperti olimpiade.
    
"Semoga polemik yang ada segera berakhir. Tantangan kedepan sudah menanti. Ayo kita bersatu membangun olahraga di Jakarta untuk lebih baik kedepannya," kata Gatot menambahkan.
    
Sesuai dengan rencana, KONI DKI Jakarta pimpinan Dody Ahmad Amar ini akan dilantik oleh KONI Pusat di Balai Agung Pemprov DKI Jakarta, Selasa 20 Juni. Sebelumnya kepengurusan induk organisasi olahraga di ibu kota ini terjadi dualisme setelah ada kelompok yang membuat KONI tandingan dan memilih Yudi Suyoto sebagai ketua.
    
Terkait dengan kesejahteraan atlet, mantan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu menjelaskan jika pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Menurutnya masalah kesejahteraan atlet memang harus diutamakan.      "Nanti saya akan hubungi pak gubernur. Sebenarnya kemarin saya nonton bareng (Indonesia Open) dengan Pak Djarot, tapi saya lupa membahas masalah ini. Tapi saya janji akan ngobrol tentang kesulitan atlet dengan pak gubernur," kata Gatot menegaskan.
    

Baca: Ini Harga Tiket Duel Mayweather vs McGregor


Sementara itu, ketua KONI DKI Jakarta terpilih, Dody Ahmad Amar mengatakan jika proses pemilihan ketua periode 2017-2021 sah sesuai dengan aturan yang ada. Bahkan, pada saat pemilihan perwakilan KONI Pusat juga hadir dalam hal ini wakil ketua umum, Suwarno.
    
"Secara hukum tidak ada permasalahan dengan kepengurusan kami. Insha Allah usai dilantik kami akan segera bekerja secara cepat berkoordinasi dengan berbagai pihak, dan yang menjadi prioritas kami adalah memenuhi hak atau gaji para atlet dan pelatih juga karyawan KONI DKI yang sebentar lagi akan menyambut Hari Raya Idul Fitri yang tentunya sangat ditunggu-tunggu," katanya.
    
Dihadapan Sesmenpora, Dody juga berjanji akan merangkul semua pihak yang berseberangan untuk saling bergandengan tangan membangun olahraga Jakarta lebih baik lagi. Targetnya adalah menjadi Juara Umum PON Papua 2020. Mendukung dan menyukseskan program pemerintah pada ajang multi event SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. (Ant)

Video: Hasil Sejumlah Laga Final Indonesia Open 2017
 


(ASM)