Asian Para Games 2018: Sepeda (Track)

M. Fadli Persembahkan Emas dari Para Balap Sepeda

Achmad Firdaus    •    12 Oktober 2018 16:38 WIB
Asian Para Games
M. Fadli Persembahkan Emas dari Para Balap Sepeda
M. Fadli saat tampil di Asian Para Games 2018 (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta: Kontingen Balap Sepeda Indonesia akhirnya sukses merebut medali emas di Asian Para Games 2018. Medali emas dipersembahkan Muhammad Fadli Imammuddin yang turun di nomor 4000m Individual Pursuit putra C4.

Pada babak final yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta, Jumat 12 Oktober 2018, Fadli harus bersaing dengan tiga atlet dari Malaysia dan India, yakni Mohd Najib, Gurlal Singh dan Singh Harinder.

Pada nomor pursuit ini, setiap atlet diwajibkan mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk mengayuh sepedanya karena setiap atlet yang berada di posisi terakhir akan tereliminasi.
 

Baca: Leani Ratri Harus Puas Raih Perak di Tunggal Putri


Fadli yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat tampil apik sejak awal pertandingan. Catatan waktunya selalu mengungguli lawan-lawannya.

Hingga akhirnya, hanya tersisa Fadli dan Mohd Najib untuk memperebutkan medali emas. Fadli akhirnya dinobatkan sebagai pemenang usai mencatatkan waktu terbaik 5 menit, 03,605 detik.

Najib yang mencatatkan waktu 5 menit 06,175 detik harus puas meraih medali perak. Adapun, medali perunggu jadi milik Gurlal Singh asal India dengan catatan waktu 6 menit 00,264 detik.
 

Baca juga: Para Tenis Meja Indonesia Persembahkan Medali Perak


Bagi Fadli, medali emas ini merupakan medali ketiga yang diraihnya pada ajang Asian Para Games 2018. Sebelumnya, mantan pembalap motor itu meraih medali perak saat turun di nomor time trial putra C4. Fadli juga sukses menyumbangkan medali perunggu saat turun di nomor sprint tim putra C1-5. 

Emas dari Fadli sekaligus menjadi yang perdana buat kontingen balap sepeda Indonesia. Secara total, hingga artikel ini dipublikasikan, kontingen balap sepeda Indonesia sudah mengoleksi satu emas, enam perak dan delapan perunggu.

Indonesia sejatinya berpeluang menambah satu medali emas lagi lewat Sufyan Saori yang turun di nomor 4000m individual pursuit C5. Sayangnya, Saori yang sukses mencatatkan waktu tercepat di babak kualifikasi, harus mengakhiri balapan di babak final lebih dini.

Ia tidak bisa melanjutkan lomba karena terjatuh di tengah lintasan saat berupaya mengejar atlet Filipina Arthus Bucay. Keduanya tengah bertarung sengit untuk memperebutkan medali emas. Dengan kondisi ini, Saori akhirnya harus puas dengan medali perak. Sementara emas diraih Bucay.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Detik-Detik Pembalap Saori Sufyan Jatuh



(ACF)