PON 2016 Cabang Polo Air

Berjalan Aman, Tim Polo Air DKI Jakarta Taklukkan Jabar di Final

Kautsar Halim    •    20 September 2016 20:11 WIB
pon 2016
Berjalan Aman, Tim Polo Air DKI Jakarta Taklukkan Jabar di Final
Para pemain Polo Air Jakarta merayakan kesuksesan meraih medali emas PON XIX/2016 usai mengalahkan tuan rumah Jawa Barat di final (Foto: MTVN/Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Bandung: Final polo air PON XIX/2016 Jabar berakhir dengan aman di GOR Sijalak Harupat, Selasa 20 September. Sebelumnya, laga ini diprediksi bakal ricuh karena adanya aksi anarkis pada semifinal, Senin 19 September kemarin.

Meski berakhir dengan aman, final yang mempertandingkan Jawa Barat dengan DKI Jakarta itu tetap berlangsung dengan tensi tinggi. Pasalnya,  kedua suporter tetap  melantunkan yel-yel yang bersifat mengejek dan bahkan mengganggu jalannya laga dengan melempar botol ke kolam renang.

Beruntung, pihak kepolisian dan TNI sudah memilik rencana matang untuk mengatasi kendala tersebut. Mulai dari menambah jumlah personel serta memisahkan tribun suporter terbukti dapat meredam tingginya animo masing-masing suporter.

Berdasar pantauan Metrotvnews.com, para penonton yang hadir di kolam renang Si Jalak Harupat didominasi pendukung tim tuan rumah. Kebanyakan dari mereka merupakan suporter Persib Bandung dan tetap memberikan bentuk dukungan layaknya menonton pertandingan sepak bola.

(BACA: Menpora Minta Insiden Kericuhan Polo Air PON Diusut Tuntas)

Sementara itu, gema yel-yel para suporter Jakarta juga tetap nyaring meski kalah jumlah. Kebanyakan dari mereka merupakan bagian dari ofisial tim, keluarga pemain, serta skuat skuat polo air putri Jakarta itu sendiri.

Dukungan dari suporter Jawa Barat mulai melemah ketika timnya tertinggal cukup jauh menjelang akhir laga. DKI Jakarta akhirnya berhak meraih medali emas karena menutup pertandingan dengan skor telak, 9-14. Terlepas dari pada itu, para pemain dari kedua tim tetap saling berangkulan ketika laga berakhir.
 
Sekadar informasi, cabor polo air PON 2016 Jabar sempat tercoreng dengan adanya aksi pemukulan yang dilakukan anggota TNI kepada salah satu atlet DKI Jakarta. Perbuatan tidak terpuji itu dikabarkan terjadi karena atlet DKI  dianggap melempar botol ketika Jawa Barat dan Sumatera Selatan sedang bertanding.

Video: Kericuhan Terjadi di Arena Polo Air PON XIX



(ACF)

Tutup PON XIX, Wapres: Olahraga Jadi Lambang Persatuan
PON 2016

Tutup PON XIX, Wapres: Olahraga Jadi Lambang Persatuan

1 hour Ago

Jusuf Kalla mengatakan, pertandingan dalam setiap cabang olahraga tak hanya sebagai bentuk…

BERITA LAINNYA