Asian Para Games 2018

Menanti Konsistensi Emas Kontingen Indonesia

A. Firdaus    •    09 Oktober 2018 10:36 WIB
Asian Para Games
Menanti Konsistensi Emas Kontingen Indonesia
Atlet tolak peluru Indonesia Suparniyati (kanan) dan Tiwa mengikuti upacara penyerahan medali atletik nomor tolak peluru putri F20 Asian Para Games 2018 (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: Memasuki hari keempat pelaksanaan Asian Para Games 2018, kontingen Indonesia diprediksi melanjutkan tren positif dalam meraih medali. Salah satunya dari cabang olahraga para atletik.

Sejauh ini atlet disabilitas Indonesia sudah mengumpulkan tiga emas dari cabor para atletik. Ketiga emas itu datang dari Suparniyati, Rica Oktavia, dan Sapto Yogo Purnomo.

Jika melihat dari target yang ditetapkan, Indonesia hanya membutuhkan satu emas saja. Meski begitu, peluang melampaui target bisa saja terjadi karena banyak nomor andalan seperti 100 meter T11 putra atas nama Abdul Halim Dalimunte belum dipertandingkan. Begitu pun dengan nomor atletik di sektor putri.

Selain dari para atletik, Indonesia juga berpeluang menambah medali dari cabor para renang yang sebelumnya sudah menyumbang satu emas lewat Syuci Indriani. Meski bersaing ketat dengan Tiongkok dan Korea Selatan, bukan tak mungkin pada cabang akuatik ini bisa kembali mendulang medali.

Tenis meja yang ditargetkan dua emas masih harus berjuang. Hingga hari ketiga pelaksanaan, tenis meja baru mengumpulkan satu perak dan satu perunggu. Untuk hari ini, akan ada 11 medali emas yang diperebutkan. Atlet senior, David Jacobs, tetap menjadi andalan Merah Putih. 

Melipir ke Sirkuit Sentul Bogor, di mana pelaksanaan cabor para balap sepeda dipertandingkan. Di sana Muhammad Fadli dan kawan-kawan masih bertekad mengejar emas pertama. Ada beberapa nomor yang berpeluang meraih emas di antaranya melalui nomor individual road race.

Pencapaian mengejutkan juga diharapkan datang dari cabor lain. Seperti anggar kursi roda, tenpin boling, judo, menembak, dan angkat besi. 

Hingga berita ini diturunkan Indonesia masih berada di posisi keenam, di bawah Tiongkok, Korea Selatan, Uzbekistan, Jepang, dan Iran. Indonesia masih mengantongi lima emas, sembilan perak, dan 12 perunggu.

Cabor Lawn Bowl Sumbang Tiga Medali Emas untuk Indonesia




(FIR)