PON 2016 Cabang Bulu Tangkis

Ihsan Maulana Pimpin Tim Beregu Putra Jawa Tengah Taklukkan Sulawesi Utara

Ahmad Rofahan    •    19 September 2016 18:38 WIB
pon 2016
Ihsan Maulana Pimpin Tim Beregu Putra Jawa Tengah Taklukkan Sulawesi Utara
Ihsan Maulana memimpin tim Jawa Tengah menang atas tim Sulawesi Utara di arena PON 2016 Jawa Barat (Dok: Antara)

Metrotvnews.com, Cirebon: Tim beregu putra bulu tangkis Jawa Tengah menang mudah atas tim bulu tangkis putra Sulawesi Utara dengan skor telak 5-0 di cabang olahraga bulu tangkis Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, Senin 19 September 2016. Kemenangan Jawa Tengah dibuka tunggal pertama mereka, Ihsan Maulana Mustofa yang menang melawan Christofel Patricia Karinda. Ihsan harus meladeni permainan andalan Sulawesi Utara itu dengan rubber set.

Pada set pertama, Ihsan kalah 18-21. Namun Ihsan berhasil memutarbalikkan keadaan dengan memenangkan di dua set selanjutnya dengan skor 21-12 dan 21-12. Untuk mencapai kemenangan tersebut Ihsan membutuhkan waktu 55 menit.

Kemenangan tim Jateng berlanjut di ganda putra. Menurunkan pasangan Kenas Adi Haryanto/Praveen Jordan, Jateng berhasil menambah poin usai mengalahkan pasangan Sulut, Endrue Tampi/Zachariah Josiahno Sumanti dua set langsung 21-13 dan 21-17.

(Baca juga:Tim Bulu Tangkis Beregu Putri Jawa Barat Menang Telak atas Sumatera Utara)

Jawa Tengah memastikan kemenangannya, setelah tunggal kedua Shesar Hiren Rhustavito mengalahkan tunggal kedua Sulawesi Utara Ikhsan Leonardo Imanuel ruber set 17-21, 21-8 dan 21-17. Pertandingan di partai ketiga ini memakan waktu cukup panjang, hingga 57 menit.

Sedangkan dua poin lainnya yang juga dikunci kemenangannya oleh atlet Jateng, disumbangkan ganda putra Lukhi Apri Nugroho/Tedi Supriadi yang mengalahkan Meldrick Ruardo Korban/Timoti Wuisan dua set langsung 21-13 dan 21-12. Tunggal ketiga tim Jateng juga sukses mengalahkan lawannya dua set 21-13 dan 21-10.

Jadwal selanjutnya, Selasa besok, tim beregu putra Jawa Tengah akan melawan tim Sumatra Utara.
 
Video: Persiapan PON 2016 Dinlai Belum Matang


(RIZ)