Kemenpora Gelar Ajang Paragliding TROI 2018 di Lima Kota

Rendy Renuki H    •    23 Juni 2018 06:11 WIB
berita kemenpora
Kemenpora Gelar Ajang Paragliding TROI 2018 di Lima Kota
Salah satu peserta ajang Paragliding TROI 2018 (Dok. Kemenpora)

Dharmasraya: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar ajang Paragliding Trip Of Indonesia (TROI) di lima kota. Seri pertama ajang besutan Deputi Pembudayaan Olahraga Kemepora itu dimulai di Dharmasraya, Sumatera Barat, 22-24 Juni.

Usai seri Dharmasraya, ajang TROI 2018 akan dilanjutkan di Mantar, Nusa Tenggara Barat pada 20-22 Juli, dilanjutkan di Kemuning, Karanganyar pada 3-5 Agustus, Mandalika, Lombok pada 5-7 Oktober, dan ditutup di Mondangan, Malang pada 23-25 November.

TROI 2018 yang bertujuan membudayakan olahraga dan mengembangkan potensi sport tourism diharapkan bisa mengangkat pamor paragliding. Terlebih, paragliding masuk ke dalam salah satu cabang olahraga di Asian Games 2018. 

Klik: Menpora Apresiasi Kesuksesan Pembalap Muda RI di Ceko


Teguh Raharjo selaku Asisten Deputi Olahraga Rekreasi saat membuka paragliding TROI di Dharmasraya mengatakan, dengan diselengarakannya Trip of Indonesia di kabupaten Dharmasraya ini diharapkan olahraga paragliding akan semakin berkembang. 

"Tujuan kami adalah terus membudayakan olahraga di tengah masyarakat, dalam hal ini paragliding, sehingga mampu menjadi olahraga yang dapat dimainkan disemua lini," ucap Teguh Raharjo.

“Kedepannya, orang luar akan bermain paragliding di Dharmasraya, semakin banyak orang yang hadir di sini untuk berolahraga sekaligus berwisata, sehingga mampu menumbuhkan roda perekonomian warga sekitar," tambahnya.

Di even Asian Games 2018 nanti, Teguh pun berharap dari Sumatera Barat dapat melahirkan juara paragliding untuk Indonesia. Apalagi, cabor Paragliding memang menjadi salah satu potensi penyumbang medali bagi Indonesia di Asia Games 2018.

"Pada Asian Games nanti, atlet wakil provinsi ini harus menjadi bagian yang mencatatkan sejarah bangsa dengan menjadi peraih medali," harapnya.

Teguh juga mengatakan bahwa even TROI ini juga dipakai sebagai sarana sosialisasi dan promosi ajang Asian Para Games 2018 di Jakarta pada Oktober mendatang. 

"Kami juga turut mensosialisasikan serta mempromosikan even akbar lainnya seperti Asian Para Games yang akan berlangsung di Jakarta pada masyarakat Dharmasraya," ungkapnya. 

TROI sendiri sudah dimulai sejak tahun 2014 lalu yang merupakan program kegiatan Kementerian Pemuda dan Olahraga, melalui Asisten Deputi Olahraga Rekreasi yang bekerja sama dengan Fedrasi Aero Sport Indonesia dan Pemerintah Daerah.

 


(REN)