Proliga 2018

Final Four: Penyebab Kekalahan Jakarta Elektrik dari Bandung BJB

Daviq Umar Al Faruq    •    31 Maret 2018 03:45 WIB
bola voli putri
Final Four: Penyebab Kekalahan Jakarta Elektrik dari Bandung BJB
Pebola voli putri Jakarta Elektrik PLN Pu Rou (kedua kiri) memberikan isyarat kepada timnya saat pertandingan Proliga 2018. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Malang: Jakarta Elektrik PLN tunduk dihadapan Bandung Bank BJB Pakuan pada pertandingan perdana Final Four Proliga 2018 di GOR Ken Arok Malang, Jumat 30 Maret. Saat itu, mereka kalah dengan skor, 3-1 (25-23, 25-19, 21-25 dan 25-21).

Seusai laga, Indahyani Gunarti selaku kapten Jakarta Elektrik mengomentari hasil pertandingan tersebut. Menurutnya, salah satu penyebab kekalahan itu dikarenakan para rekannya kalah jam terbang.

"Kami masih banyak diperkuat pemain junior. Sedangkan BJB banyak pemain seniornya. Istilahnya lulusan S1 melawan lulusan SMA dalam laga tadi," kata Indahyani dalam jumpa pers setelah pertandingan.


Klik: 30 Tim Bersaing di OSYSL U-12 Seri Malang


Meski begitu, pemain bernomor punggung tujuh ini mengatakan timnya sudah cukup bagus dalam segi mental dan performa di lapangan. Jakarta Elektrik, dikatakannya, hanya kurang jeli dalam memanfaatkan tiap kesempatan.

"Kami punya banyak kesempatan pada set 1 dan set 2, tapi tidak bisa diambil. Besok, kami akan memperbaiki kekurangan dari pertandingan ini," ujar Indahyani.

Asisten Pelatih Jakarta Elektrik, Abdul Munib, Juga tidak ketinggalan mengevaluasi hasil negatif timnya. Menurut dia, para pemainnya masih kurang berani untuk mengambil kesempatan lewat free ball. Selanjutnya, dia berharap hal itu tak terulang pada pertandingan kontra Jakarta Pertamina Energi.

"Jakarta Elektrik gagal ambil poin karena kami masih banyak melakukan kesalahan," tutup Abdul.

 


(KAU)