Asian Games 2018

Penjualan Merchandise Asian Games 2018 Ditaksir Menembus Angka Rp1,5 Triliun

Monica Felicitas Gracia V    •    24 Maret 2018 00:15 WIB
asian games 2018
Penjualan Merchandise Asian Games 2018 Ditaksir Menembus Angka Rp1,5 Triliun
Ketua Inasgoc Erick Thohir saat peluncuran merchandise Asian Games 2018 (Foto: medcom.id/Monica Felicitas Gracia V)

Jakarta: Perhelatan Asian Games 2018 di Indonesia tidak hanya dimaksimalkan dalam sisi penyelenggaraan dan prestasi bangsa saja. Sebagai tuan rumah, Indonesia juga memanfaatkan momen ini, untuk memperkenalkan ikon-ikon Indonesia untuk Asian Games 2018.

Ada tiga satwa khas Indonesia yang jadi ikon Indonesia di Asian Games 2018. Di antaranya Bhin-Bhin (Burung Cendrawasih), Atung (Rusa Bawean) dan Kaka (Badak Bercula Satu). Ketiga ikon ini juga akan didaulat sebagai figur utama dalam merchandise resmi yang dibuat panitia Asian Games (Inasgoc).

Selain tiga satwa khas Indonesia itu, Inasgoc juga akan memproduksi sejumlah merchandise resmi lain, seperti   tas, kaos kaki, home goods, personal care, alat tulis dan game mobile. Peluncuran merchandise resmi ini digelar Inasgoc di Senayan City, Jumat 23 Maret 2018.

Ketua Inasgoc Erick Thohir mengatakan, untuk merchandise ini pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa perusahan. Ia menjamin, sekitar 90 persen mercahandise ini merupakan produk buatan Indonesia. Desainnya juga dari tanah air.
 

Baca: Undian Piala Thomas dan Uber, Indonesia Tergabung di Grup Neraka


Untuk pembuatannya, Erick mengatakan bahwa pihak Inasgoc tidak hanya bekerjasama dengan perusahaan besar. Tapi juga menggandeng Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) 

"Saya melihat dari total sponsor, tiketing, merchandise bisa sampai Rp 1,5 Triliun. Dengan itu bisa mengurangi beban pengeluaran pemerintah. (Pengeluaran) kita sebelumnya juga sudah efektif. Dari Rp8,7 triliun sekarang menjadi Rp6 triliun, berikut bunga dan pemasukan," jelas Erick Tohir.
 

Baca juga: Lagi, Hamilton Pimpin Latihan Bebas Kedua GP Australia


"Launching ini tidak hanya demi memenuhi keinginan publik akan pernak-pernik Asian Games, tetapi juga mendukung salah satu sukses yang ingin dicapai yakni pemberdayaan ekonomi rakyat," tutup salah satu pemilik saham klub Italia, Inter Milan.

Terkait strategi penjualannya, Inasgoc tidak hanya mendirikan ofisial store di venue-venue pertandingan Asian Games. Erick mengaku saat ini pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa pihak, di antaranya bandara dan ribuan minimarket yang tersebar di Indonesia.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Tiga 'Senjata' Baru Wasit Liga 1 2018




(ACF)