PON 2020

Tiga Tanggung Jawab yang Harus Diemban Papua untuk Menggelar PON

A. Firdaus    •    19 Januari 2018 07:46 WIB
pon 2020
Tiga Tanggung Jawab yang Harus Diemban Papua untuk Menggelar PON
Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman (Foto: ANTARA FOTO/Indrayadi TH)

Jayapura: Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Pusat terus mengingatkan Provinsi Papua. Seperti diketahui, Papua akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX pada 2020.

Papua minimal harus memikul tiga tanggung jawab. Hal itu dikatakan oleh ketua KONI Pusat, Tono Suratman saat mengunjungi Bumi Cendrawasih.

"Tanggung jawab tersebut yakni meraih sukses di bidang infrastruktur, sukses di dalam pelaksanaan, atau penyelenggaraan PON 2020 dan meraih prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Papua," ujar Tono.

Klik di sini: Ganda Putra Sisakan Satu Wakil di Perempat Final

Lebih lanjut, Tono mengatakan bukan hal mudah untuk bisa mewujudkan itu. Sebab Papua harus fokus dalam menyelesaikan segala kekurangan di bidang pekerjaan. Baik dari transportasi, maupun soal pertandingan.

"Bidang-bidang yang dimaksudkan adalah pertandingan, nomor pertandingan, venue pertandingan, sarana prasarana, akomodasi, transportasi, upacara pembukaan dan penutupan, keamanan serta di bidang humas," terangnya.

Klik di sini: Putaran Pertama Proliga 2018 Dimulai Besok di Yogyakarta

Meski diakui Tono anggaran PON sudah mencukupi, toh masih ada persoalan lain yang harus diperhatikan oleh Papua, yaitu koordinasi dan komunikasi yang dianggap belum lancar.

Menggelar PON di timur Indonesia adalah yang pertama. Papua akan menggelarnya di lima daerah, yakni Kabupaten Jayapura, Timika, Biak, Wamena, dan Merauke.

 


(FIR)