Usai Berlibur, Roger Federer Ganti Gaya Rambut

Kautsar Halim    •    13 Juni 2017 02:42 WIB
tenissportainment
Usai Berlibur, Roger Federer Ganti Gaya Rambut
Roger Federer dalam jumpa pers jelang Mercedes Cup. (Daniel Maurer / dpa / AFP)

Metrotvnews.com, Stuttgart: Setelah absen sekitar dua bulan, Roger Federer akhirnya memutuskan untuk kembali ke kancah tenis dunia. Namun, ada yang berbeda dalam comeback-nya kali ini karena ia memutuskan mengganti gaya rambut.

Petenis legendaris Swiss itu terlihat lebih kalem dengan gaya rambut barunya yang dipotong pendek. Penampilannya jadi terlihat lebih muda dan segar jika mengenakan ikat kepala yang biasanya ia gunakan untuk bertanding.

Rambut baru Roger Federer. (Foto: telegraph)


Pecinta tenis dunia tentu rindu dengan penampilan Federer. Pasalnya, pria 35 tahun itu sudah absen sejak 2 April lalu. Keinginan mengambil cuti itu ia sampaikan sendiri setelah menjuarai Miami Open 2017 karena ingin fokus menyabet gelar juara kedelapan di Wimbledon.


Klik: Lewis Hamilton Juara GP Kanada


Selama absen dua bulan, Federer benar-benar menikmati hidup layaknya selebritis. Beberapa kegiatannya yang pernah tertangkap awak media adalah menghadiri pesta pernikahan Pippa Middleton dengan James Matthews, serta memeriahkan acara amal Met Gala di New York.

Meski menikmati liburan, Federer juga tidak lupa dengan profesinya sebagai petenis papan atas. Pasalnya, akhir pekan lalu ia sudah terlihat sedang berlatih di sebuah lapangan tenis di Stuttgart, Jerman. Ia memang sengaja berlatih untuk mempersiapkan diri menyambut Mercedes Cup.


Klik: Rafael Nadal Geser Djokovic dari Urutan Dua Dunia


Federer wajib memenangkan turnamen berlevel Grand Slam sebelum memutuskan gantung raket. Itu perlu dilakukan karena Rafael Nadal berhasil menambah koleksi gelar Grand Slamnya menjadi 15 kali setelah menjuarai French Open akhir pekan lalu.

Federer yang juga mantan petenis terbaik dunia memang masih berstatus sebagai peraih gelar juara Grand Slam terbanyak dengan koleksi 18 trofi. Namun, tren positif itu tak mustahil dipatahkan karena usia Nadal baru menginjak 31 tahun. Jika tidak terkendala cedera, jenjang karier Nadal tentu lebih luas. (telegraph)

 


(KAU)