SEA Games 2017

Menpora Malaysia Stop Peredaran Buku SEA Games yang Muat Bendera Terbalik

Rendy Renuki H    •    20 Agustus 2017 16:26 WIB
sea games 2017
Menpora Malaysia Stop Peredaran Buku SEA Games yang Muat Bendera Terbalik
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Khairy Jamaluddin (AFP PHOTO / Mohd RASFAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan pihaknya telah meminta panitia menyetop peredaran buku panduan SEA Games 2017 Malaysia yang memuat bendera Indonesia dengan posisi terbalik.

"Saya telah mengarahkan agar buku tersebut tidak diedarkan lagi dan meminta percetakan yang baru dibuat agar membetulkan kekhilafan," ujar Khairy saat jumpa pers bersama Menpora RI, Imam Nahrawi dilansir Antara di Kuala Lumpur, Minggu (20/8/2017).

Khairy mengatakan pihaknya akan mengedarkan kembali buku-buku cetakan baru yang sudah direvisi kepada para tamu kehormatan, seperti perwakilan pemerintah se-ASEAN sebagai buku pengganti.

(Baca: Selesaikan Polemik Bendera Terbalik, Menpora Malaysia dan Indonesia Saling Bertemu)


"Saya sudah menginformasikan kepada Pak Imam bahwa Menteri Luar Negeri Indonesia telah berhubungan dengan Menteri Luar Negeri Malaysia. Satu permohonan resmi akan disampaikan pemerintah Malaysia melalui Kemenlu Malaysia," katanya.

Khairy mengharapkan agar permintaan maaf secara lisan dan tertulis bisa diterima warga negara Indonesia sehingga terus membina hubungan kedua negara.

"Dengan semangat setia kawan dan serumpun saya berharap agar permintaan maaf ini diterima pemerintah Indonesia. Hubungan ini saya rasa banyak yang lebih baik daripada kekurangannya. Melalui SEA Games ini kita dapat mengeratkan silaturahim dan melanggengkan persahabatan," katanya.

(Baca juga: Insiden Bendera Terbalik, Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Malaysia)


Sementara, Menpora Imam Nahrawi mengatakan  momentum SEA Games menjadi pertemuan seluruh negara ASEAN untuk menguatkan persahabatan dan persatuan, serta menjaga kehormatan negara-negara peserta.

Karena itu, pihaknya memaklumi dan segera melaporkan kepada Presiden Joko Widodo agar proses lebih lanjut segera dilaksanakan. Ia berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali karena bendera adalah simbol setiap negara.

"Kami memaklumi, Menlu RI juga sudah menghubungi Menlu Malaysia. Peristiwa ini jangan membuat atlet Indonesia dan negara peserta kendor tetapi dijadikan sebagai pelajaran penting agar di masa mendatang tidak terulang kembali," katanya. (Ant)

Video: Agus Prayogo Targetkan Emas di Nomor 10.000 Meter
 


(REN)