Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2017

Pesona Pebulu Tangkis Junior Dunia Kenakan Pakaian Adat Nusantara

Ahmad Mustaqim    •    16 Oktober 2017 07:31 WIB
kejuaraan dunia bulu tangkis
Pesona Pebulu Tangkis Junior Dunia Kenakan Pakaian Adat Nusantara
Pebulu tangkis junior dunia mengenakan pakaian adat Nusantara. (Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Ratusan atlet bulu tangkis dari 64 negara peserta BWF World Junior Championship (WJC) 2017 menghadiri jamuan makan malam di kawasan wisata Candi Prambanan Sleman, Yogyakarta pada Minggu 15 Oktober 2017. Jamuan makan malam ini dilakukan usai pertandingan sektor beregu selesai dan Tiongkok keluar sebagai pemenang. 

Sebelum jamuan makam malam, para pemain berwisata di Candi Prambanan pada sore hari. Menjelang petang, mereka berkumpul di sisi selatan Candi Prambanan. 

Acara dimulai dengan makam malam. Setelah itu, sejumlah pemain bulu tangkis tampil dengan mengenakan pakaian adat dari sejumlah suku di Indonesia. 

Setidaknya, ada sebanyak 20 atlet yang mengenakan pakaian adat yang ada di Indonesia. Beberapa diantaranya ialah Maria Delcheva (Bulgaria) memakai pakaian adat Betawi; Agatha Imanuela (Indonesia) berpakaian adat Ambon; Sarah Jooy Barredo (Filipina) berpakaian adat Maluku; Bestbier Anicka (Afrika Selatan) berpakaian adat Palembang; Lencevica Liana (Latvia) berpakaian adat Bali; dan Natsu Saito (Jepang) berpakaian adat Lampung. 

Baca: Ratusan Pebulu Tangkis Dunia Berwisata ke Candi Prambanan


Para pemain berpakaian adat Indonesia itu kemudian berlagak bak model pakaian. Mereka melenggak-lenggok dan melambaikan tangannya dari atas panggung berlatar Candi Prambanan. Setelah itu, Paul Jesper (Finlandia) dipandu mengucapkan ungkapan dalam bahasa Jawa. 

"Sugeng rawuh (selamat datang)," ujar Jesper dengan logat Eropanya dengan diikuti tepuk tangan. 

Usai Jesper, kemudian diikuti Christo Popov (Prancis) mengucapkan ungkapan dengan bahasa Jawa pula. "Kula tresna Yogyakarta (saya cinta Yogyakarta)," kata Popov. 

Gelak tawa dan keriangan terlihat dari mimik mereka peserta jamuan makan malam itu. Kemudian acara ditutup dengan hiburan tarian kontemporer tradisional berjudul Pragina Gong. 

Sebelumnya, asisten Sekretaris Daerah Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulistyo mengatakan ajang kejuaraan bulu tangkis junior harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Menurut dia, ajang tersebut bisa jadi parameter mengukur kemampuan bulu tangkis junior di berbagai negara. 

"Yang terpenting, para atlet bermain dan berlatih dengan keras. Poin penting, pemain bermain dengan menjunjung sportivitas," kata dia. 

Pertandingan beregu di ajang WJC 2017 telah usai dan Tiongkok keluar sebagai juara. Kemudian, pertandingan di nomor individu akan mulai digelar mulai Senin, 16 Oktober 2017 di GOR Amongrogo Yogyakarta. 

Video: Indonesia Rebut Peringkat 5 di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior


(ASM)