Asian Para Games 2018

Klasemen Perolehan Medali: Indonesia Statis di Posisi Enam

A. Firdaus    •    11 Oktober 2018 13:10 WIB
Asian Para Games
Klasemen Perolehan Medali: Indonesia Statis di Posisi Enam
Ni Made Arianti (Foto: Rendy Renuki/Medcom.id)

Jakarta: Asian Para Games 2018 telah memasuki hari keenam penyelenggaraan. Namun hingga Kamis 11 Okrober, pukul 12  siang, kontingen Indonesia belum menambah medali emas.

Saat ini tuan rumah masih mengoleksi 23 emas, 30 perak, dan 34 perunggu. Berarti Kontingen Indonesia hanya menambah satu perak yang disumbangkan Ni Made Arianti. 

Atlet disabilitas asal Bali itu meraih medali perak usai finis di posisi kedua dengan catatan waktu 1 menit 05,29 detik pada nomor 400 meter T13 (keterbatasan penglihatan). Sprinter berusia 22 tahun itu hanya tertinggal 3.81 detik dari atlet Jepang, Mana Sasaki yang merebut medali emas dengan catatan 1 menit 01,48 detik.

Meski demikian, tambahan medali emas masih berpeluang dihadirkan skuat Merah Putih. Termasuk dari para balap sepeda.

Hal itu diyakini oleh Ketua umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI), Raja Sapta Oktohari. Okto yang juga Ketua INAPGOC menganggap dua medali emas akan datang dari nomor Road Race dan Trek.

Sementara para catur yang kemarin memborong enam medali emas juga diprediksi kembali melanjutkan tren positif. Setidaknya itu yang dikatakan pelatih catur tim Indonesia, Sri Martono, Ia menargetkan anak asuhnya untuk bisa menambah perolehan medali emas dari kategori catur cepat Asian Para Games 2018.

“Tim Indonesia sangat bagus dan diunggulkan dalam permainan catur cepat dan kami tentu optimistis. Kami menargetkan di kategori ini Indonesia bisa memenangi empat medali emas tambahan,” ucap Sri.

Sementara pesaing terdekat Indonesia, Jepang menambah dua medali emas. Dengan demikian, perolehan medali emas Jepang menjadi 25 keping.

Untuk posisi puncak klasemen, tampaknya posisi TIongkok tak bisa dikejar. Negeri Tirai Bambu itu terpaut jauh dari para pesaing mereka, seperti Korea Selatan, Iran, dan Uzbekistan. Tiongkok memimpin dengan perolehan 109 emas, 54 perak, dan 43 perunggu.

Catur Borong 6 Emas untuk Indonesia



(FIR)