Banyuwangi Ijen Green Run

Minum Air Legen Tandai Start Banyuwangi Ijen Green Run

Kusbandono    •    08 April 2018 21:54 WIB
olahragalomba lari
Minum Air Legen Tandai Start Banyuwangi Ijen Green Run
Pembukaan Banyuwangi Ijen Green Run. (Foto: medcom/Kusbandono)

Banyuwangi: Sebanyak 732 pelari meramaikan lomba lari lintas alam Banyuwangi Ijen Green Run yang melintasi lereng Gunung Ijen. Selain disuguhi keindahan alam di sana, para peserta juga minum legen (air enau) sebagai tanda dimulainya lomba.

Abdullah Azwar Anas selaku Bupati Banyuwangi turut mendukung kegiatan Banyuwangi Ijen Green Run. Ia hadir dalam sesi pembukaan dan tidak ketinggalan untuk minum air legen bersama para peserta.

"Mari minum legen bersama," kata Anas saat membuka event, Minggu 8 April 2018.


Klik: Beban Berat Tim Putri BJB Lawan JPE di Final Proliga


Lomba Banyuwangi Ijen Green Run mengambil start di lapangan Tamansari, Kecamatan Licin, yang merupakan pintu gerbang memasuki kawasan Gunung Ijen. Para peserta pun memulai start di pagi hari dengan suhu 22' celcius.

Lomba lari ini diikuti oleh peserta manca negara dan dari berbagai kota di Indonesia. Tercatat, ada peserta dari Prancis, Belgia dan Kenya yang merupakan salah satu negara penghasil pelari di dunia.
 

Klik: Tekuk Popsivo, Jakarta Elektrik Kunci Posisi Ketiga


"Ini merupakan cara kreatif untuk mempromosikan daerah. Kami juga konsisten menggelar event berbasis komunitas, salah satunya lari ini. Olahraga lari saat ini kian diminati karena telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat,” papar Anas.

Banyuwangi Ijen Green Run terdiri atas tiga kategori, yaitu kelas 6 KM, 18 KM, hingga 33 KM. Para pelari dalam ajang sport tourism ini tak hanya disuguhkan panorama alam yang hijau dan menakjubkan, tapi juga suguhan kultur kehidupan ala masyarakat pegunungan.

 


(KAU)