Honor Macet, Program Tetap Jalan

Media Indonesia    •    11 April 2017 10:21 WIB
asian games 2018sea games
Honor Macet, Program Tetap Jalan
Sejumlah atlet mengikuti pelatnas panahan. (Foto: Ant/ Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah masih belum bisa mencairkan honor untuk atlet dan pelatih yang tergabung di pemusatan latihan nasional SEA Games dan Asian Games.

Meski begitu, sejumlah cabang olahraga tetap bertekad menjalankan program mereka yang sudah disusun jauh-jauh hari. Cabang panahan misalnya.

Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) berencana mengikuti Kejuaraan Dunia Panahan 2017 di Shanghai, Tiongkok, pada Mei mendatang sebagai ajang uji coba jelang Asian Games 2018.

"Kami berencana mengirim 12 atlet. Komposisinya satu tim penuh baik untuk nomor recurve dan compound, putra dan putri," kata manajer tim panahan Fredy Rosandi di Jakarta, kemarin.

Baca: Lin Dan Kalah Mentereng dari Chong Wei


Saat ini, mereka masih menunggu hasil kebugaran para atlet sebelum mengikutsertakan mereka ke kejuaraan yang akan berlangsung pada 16-21 Mei itu.

"Kejuaraan itu untuk mengetahui kekuatan lawan dalam Asian Games mendatang, sedangkan untuk SEA Games 2017, kami sudah mengikuti kejuaraan di Bangkok pada akhir Maret lalu," katanya.

Fredy mengatakan kejuaraan di Bangkok merupakan langkah Perpani untuk memantau peta kekuatan lawan di SEA Games 2017.

"Atlet-atlet kami masih dalam tahap persiapan umum sehingga kami tidak menargetkan medali di Bangkok," kata Fredy.

Baca: Kesan Valentino Rossi Usai Melahap 350 Seri Balapan MotoGP


Perpani menargetkan emas dalam SEA Games 2017, terutama pada nomor recurve, selain emas pada nomor compound putri.

"Tim Vietnam dan tim Myanmar luar biasa di Bangkok," ujar Fredy tentang peta persaingan dalam SEA Games di Malaysia.

Pada bagian lain, Pengurus Besar Muaythai Indonesia menargetkan satu emas di SEA Games 2017 yang akan digelar pada Agustus mendatang. Menurut Ketua PB MI Sudirman, satu emas itu dapat dipastikan diraih dari lima nomor yang dipertandingkan.

Video: Kevin/Marcus Incar Juara Dunia
 


(ASM)