Persiapan Asian Games 2018

Kemenpora Gandeng Lokta Karya Siapkan Peralatan Menembak

Gervin Nathaniel Purba    •    04 Juni 2018 21:38 WIB
berita kemenpora
Kemenpora Gandeng Lokta Karya Siapkan Peralatan Menembak
Kemenpora menandatangani nota kesepahaman dengan PT Lokta Karya Perbakin dalam hal pengadaan peralatan menembak di Jakabaring, Palembang (Foto:Dok)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kian mematangkan persiapan jelang Asian Games 2018, dengan melakukan pengadaan peralatan menembak di Jakabaring, Palembang.

Dalam pengadaan bantuan sarana olahraga prestasi cabang olahraga (cabor) menembak tersebut, Kemenpora menjalin kerja sama dengan PT Lokta Karya Perbakin.

PT Lokta Karya Perbakin merupakan perusahaan pengimpor dan distributor senjata untuk anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin). Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pun dilangsungkan antara Kemenpora dengan PT Lokta Karya Perbakin.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga Kemenpora Washinton, dengan Direktur PT Lokta Karya Perbakin Dari Sofari, disaksikan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

Turut hadir Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Plt Asdep Standardisasi dan Infrastruktur Olahraga Yuni Poerwanti, Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Marheni Dyah Kusumawati, Karo Humas dan Hukum Sanusi, serta Kepala Bagian Hukum Yusuf Suparman.

Terkait MoU tersebut Sesmenpora Gatot menjelaskan, penandatanganan kontrak pembayaran senilai kurang lebih Rp47 miliar untuk bantuan pengadaan peralatan menembak di Jakabaring, Palembang, dilakukan guna memenuhi kewajiban Kemenpora dalam pemantapan persiapan menyambut Asian Games 2018.

"Dengan dilakukan penandatanganan ini, maka harapan kami sebelum penyelenggaran Asian Games, peralatan sudah tersedia," ujar Gatot, dalam keterangan tertulis, Senin, 4 Juni 2018.

MoU dilakukan dengan hati-hati agar tidak terganjal masalah hukum di kemudian hari. Kemenpora ingin pelaksanaan Asian Games selain sukses prestasi, juga sukses administrasi.

"Prinsip pemerintah tidak ingin ada masalah dengan hukum karena pada Asian Games 2018 ini pemerintah manargetkan sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan sukses ekonomi," katanya.


(ROS)